Inilah Jenderal AS yang Diperintah Memasok Sistem Rudal Patriot ke Ukraina

Jum'at, 18 Juli 2025 - 10:08 WIB
loading...
A A A
"Akan ada banyak lagi yang akan menyusul," katanya, tanpa merinci apakah AS langsung atau negara lain yang akan memasok senjata pertahanan tersebut.

Reuters mengutip sumber anonim yang mengatakan bahwa beberapa negara Barat diperkirakan akan mengadakan pertemuan Rabu depan untuk membahas pengamanan baterai sistem pertahanan Patriot tambahan untuk Ukraina.

Setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Washington pada hari Senin, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa pengaturan pengiriman sistem Patriot dapat diselesaikan dalam beberapa hari atau minggu, meskipun mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan sebelum Ukraina benar-benar menerima sistem pertahanan rudal tersebut.

Meskipun Berlin telah mengindikasikan kesiapannya untuk menanggung biaya pengiriman sistem Patriot, masih belum jelas dari mana peluncur tersebut akan berasal, karena Berlin sendiri hanya memiliki enam sistem rudal tersebut, seperti yang baru-baru ini diakui oleh Pistorius.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini memperketat retorikanya terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, dengan menuduhnya tidak bersedia mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved