Israel Serang Suriah, Negara-negara Arab Hanya Bisa Marah Saja, Tidak Lebih!

Kamis, 17 Juli 2025 - 02:05 WIB
loading...
Israel Serang Suriah,...
Negara-negara Arab hanya bisa maraj saja ketika Israel serang Suriah. Foto/X/@LeoKearse
A A A
DAMASKUS - Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang beranggotakan enam negara-negara Arab mengecam keras serangan Israel terhadap Damaskus. Itu hanya merupakan aksi yang dilakukan mereka, dan tidak lebih.

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal GCC, Jasem Mohamed Albudaiwi, mengatakan bahwa serangan udara tersebut merupakan "pelanggaran mencolok" terhadap kedaulatan Suriah, "pelanggaran hukum dan norma internasional, serta ancaman serius bagi keamanan dan stabilitas regional".

Melansir Al Jazeera, Albudaiwi menegaskan kembali dukungan GCC terhadap integritas teritorial Suriah, menambahkan bahwa kelanjutan serangan Israel yang berulang merupakan "eskalasi yang tidak bertanggung jawab" dan mengabaikan upaya internasional untuk mencapai stabilitas di Suriah dan kawasan.

Ia juga menyerukan tindakan internasional untuk menghentikan "pelanggaran serius, meminta pertanggungjawaban para pelaku, dan bekerja keras untuk melindungi rakyat Suriah dan menjaga kedaulatannya sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional".

GCC adalah persatuan enam negara di kawasan Teluk yang meliputi Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan serangan Israel di Damaskus merupakan upaya untuk "menyabotase upaya Suriah untuk memastikan perdamaian".

Dalam sebuah pernyataan, kementerian mengatakan rakyat Suriah memiliki "kesempatan bersejarah untuk hidup damai dan berintegrasi dengan dunia".

Baca Juga: 3 Alasan Israel Akan Menjadikan Suriah seperti Lebanon

"Semua pemangku kepentingan yang mendukung kesempatan ini harus berkontribusi pada upaya Pemerintah Suriah untuk membangun perdamaian," tambah kementerian tersebut.

Sebelumnya, Arab Saudi juga mengecam serangan Israel terhadap pasukan pemerintah Suriah di Sweida, sekaligus menyambut baik respons Damaskus untuk memulihkan keamanan di wilayah tersebut setelah bentrokan mematikan antara penduduk Druze dan pejuang suku.

“Kerajaan Arab Saudi … menyatakan kepuasannya atas langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah Suriah untuk mencapai keamanan dan stabilitas, menjaga perdamaian sipil, dan memastikan kedaulatan negara dan lembaga-lembaganya atas seluruh wilayah Suriah, dengan cara yang menjaga persatuan dan keamanan Suriah serta memenuhi aspirasi rakyat Suriah,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi.

“Kerajaan juga mengutuk serangan terang-terangan Israel terhadap wilayah Suriah, campur tangan dalam urusan internalnya, dan destabilisasi keamanan dan stabilitasnya,” kata Kementerian Luar Negeri.

Riyadh kembali menyerukan kepada komunitas internasional untuk mendukung Suriah, “mendukungnya pada tahap ini, dan menghadapi serangan serta pelanggaran Israel yang sedang berlangsung terhadap Suriah.”

Pasukan Suriah memasuki Sweida dalam beberapa hari terakhir setelah bentrokan mematikan antara minoritas Druze dan pejuang suku Badui. Pasukan Israel kemudian menyerang personel keamanan Suriah, mengklaim melindungi minoritas Druze.

Damaskus berjanji untuk mengerahkan kendali atas wilayah Sweida, yang meletus menjadi kekerasan setelah warga Druze menjadi sasaran selama akhir pekan, termasuk penculikan seorang pedagang Druze. Video menunjukkan para pemimpin agama dan penduduk Druze dilecehkan dan diserang.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved