157 Kasus Perceraian Terjadi Setiap Hari di Arab Saudi, Apa Pemicunya?

Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:18 WIB
loading...
157 Kasus Perceraian...
Banyak perempuan Saudi menjadi janda seiring dengan banyaknya kasus perceraian. Foto/X/@LifeSaudiArabia
A A A
RIYADH - Arab Saudi mencatat sekitar 57.595 kasus perceraian pada tahun 2025, dengan rata-rata 157 perceraian per hari, atau satu perceraian setiap sembilan menit. Itu diungkapkan Kementerian Kehakiman dan Otoritas Umum Statistik.

Data menunjukkan perceraian mencapai 12,6 persen dari seluruh pernikahan yang terdaftar tahun ini, dengan lebih dari 65 persen kasus terjadi dalam tahun pertama pernikahan. Hal ini menyoroti tren perpisahan dini meskipun biaya pernikahan yang mahal dan investasi emosional yang tinggi.

Wilayah Al Baha menduduki puncak daftar tingkat perceraian dengan persentase 36 persen, diikuti oleh Riyadh dengan 21,7 persen, dan Hail dengan 19,2 persen.

157 Kasus Perceraian Terjadi Setiap Hari di Arab Saudi, Apa Pemicunya?

1. Pasangan Tidak Cocok

Fahad Al Otaibi, 29, menggambarkan pernikahannya berakhir sebelum dimulai. Hanya 45 hari setelah pernikahannya yang mewah, ia dan istrinya berpisah. "Kami mulai bertengkar seminggu setelah pernikahan," katanya. "Meskipun persiapannya matang, kami menyadari bahwa kami tidak cocok."

Baca Juga: Tak Mau Rugi, AS Jual Senjata ke Anggota NATO, Nantinya Diserahkan ke Ukraina

2. Kurang Komunikasi

Bagi Reem Al Qahtani, 25, cinta berubah menjadi kekecewaan. Ia percaya bahwa kasih sayang saja dapat mempertahankan pernikahan, tetapi ia segera menyadari bahwa suaminya kurang memiliki komunikasi dan tanggung jawab dasar. Pernikahan mereka berakhir hanya setelah 40 hari.

Ahmed Al Raithi, 32, kembali dari bulan madu yang gagal di Eropa dengan perceraian. "Dia menginginkan kesempurnaan. Saya menginginkan kedamaian. Kami tidak bisa bertemu di tengah jalan," katanya, dilansir Gulf News.

3. Kurang Kesiapan Emosional

Pakar sosial Ahmed Al Najjar mengatakan statistik yang mengkhawatirkan ini bermula dari kesalahpahaman tentang kehidupan pernikahan dan kurangnya kesiapan emosional.

Ia menyebutkan faktor-faktor utama penyebab perceraian dini: biaya pernikahan yang selangit, pemilihan pasangan yang dangkal atau terburu-buru, campur tangan keluarga yang berlebihan, dan perilaku ideal selama masa pacaran yang kemudian runtuh setelah pernikahan.

4. Pernikahan Adalah Proyek Jangka Panjang

"Pernikahan bukanlah perayaan atau bulan madu," kata Al Najjar. "Ini adalah proyek kehidupan jangka panjang yang membutuhkan kedewasaan, komunikasi, dan ekspektasi yang realistis, yang semuanya seringkali tidak ada dalam hubungan saat ini."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
Arab Saudi Ungkap 1,7...
Arab Saudi Ungkap 1,7 Juta Jemaah Laksanakan Ibadah Haji Tahun Ini
Sekutu Trump: Pangeran...
Sekutu Trump: Pangeran MBS Bisa Akui Israel Hari Ini, Masalahnya Ada di Raja Salman
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved