Brigade al-Qassam Hamas Bunuh Tentara Israel setelah Gagal Menangkapnya
Jum'at, 11 Juli 2025 - 08:08 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan, Brigade al-Qassam mengumumkan pembunuhan seorang tentara Israel tersebut.
"Kami melakukan serangan hari ini [Rabu] terhadap sekelompok tentara dan kendaraan musuh di daerah Abasan al-Kabira, sebelah timur Khan Younis," kata Brigade al-Qassam.
Kelompok tersebut menjelaskan bahwa pasukannya menargetkan sebuah tank Merkava, sebuah pengangkut personel lapis baja, dan dua buldoser militer menggunakan peluru Al Yassin 105.
“Pejuang kami kemudian maju ke arah tentara musuh dan bertempur melawan mereka menggunakan senjata ringan. Mereka berusaha menangkap salah satu tentara, tetapi kondisi lapangan tidak memungkinkan, sehingga mereka membunuhnya dan menyita senjatanya," imbuh sayap militer Hamas tersebut.
Sementara itu, Hamas mengatakan mereka telah sepakat untuk membebaskan 10 sandera sebagai bagian dari gencatan senjata dengan Israel yang sedang diupayakan.
Kelompok perlawanan Palestina ini mengatakan perundingan gencatan senjata berlangsung sulit karena kekerasan hati Israel. Menurut Hamas, perundingan gencatan senjata yang sedang berlangsung di Doha, Qatar, memiliki beberapa poin penting, termasuk aliran bantuan, penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, dan jaminan nyata untuk gencatan senjata permanen.
"Kami melakukan serangan hari ini [Rabu] terhadap sekelompok tentara dan kendaraan musuh di daerah Abasan al-Kabira, sebelah timur Khan Younis," kata Brigade al-Qassam.
Kelompok tersebut menjelaskan bahwa pasukannya menargetkan sebuah tank Merkava, sebuah pengangkut personel lapis baja, dan dua buldoser militer menggunakan peluru Al Yassin 105.
“Pejuang kami kemudian maju ke arah tentara musuh dan bertempur melawan mereka menggunakan senjata ringan. Mereka berusaha menangkap salah satu tentara, tetapi kondisi lapangan tidak memungkinkan, sehingga mereka membunuhnya dan menyita senjatanya," imbuh sayap militer Hamas tersebut.
Sementara itu, Hamas mengatakan mereka telah sepakat untuk membebaskan 10 sandera sebagai bagian dari gencatan senjata dengan Israel yang sedang diupayakan.
Kelompok perlawanan Palestina ini mengatakan perundingan gencatan senjata berlangsung sulit karena kekerasan hati Israel. Menurut Hamas, perundingan gencatan senjata yang sedang berlangsung di Doha, Qatar, memiliki beberapa poin penting, termasuk aliran bantuan, penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, dan jaminan nyata untuk gencatan senjata permanen.
Lihat Juga :