Masa Depan NATO Tak Jelas, Eropa Akan Kehilangan Dukungan Militer AS

Senin, 07 Juli 2025 - 21:10 WIB
loading...
Masa Depan NATO Tak...
Masa depan NATO tak jelas, Eropa akan kehilangan dukungan militer AS. Foto/X
A A A
LONDON - Pejabat Uni Eropa khawatir bahwa Washington suatu hari nanti dapat berhenti menyediakan pembaruan perangkat lunak penting untuk peralatan militer buatan AS. Menurut laporan New York Times ketakutan tersebut berasal dari ketidakpastian atas masa depan NATO dan kebijakan Presiden AS Donald Trump.

UE telah berkomitmen hampir USD16,4 triliun untuk investasi pertahanan selama dekade berikutnya. Bulan lalu, Komisi Eropa mengesahkan penggunaan sekitar €335 miliar dalam dana pemulihan pandemi untuk keperluan militer.

Pada bulan Mei, negara itu memperkenalkan fasilitas utang €150 miliar untuk mendukung upaya pertahanan. Ukraina telah diberikan akses ke dana ini bersama negara-negara anggota UE. Rusia telah mengecam langkah-langkah tersebut sebagai bukti permusuhan yang berkelanjutan oleh blok tersebut.

Namun, UE memulai pesta belanja militer yang belum pernah terjadi sebelumnya tanpa basis teknologi yang sesuai dengan ambisinya, kata media tersebut pada hari Minggu. Blok tersebut tidak memiliki alternatif yang layak untuk sistem militer canggih buatan AS, termasuk pesawat tempur siluman F-35, yang harganya sekitar USD80 juta per jet. Tidak adanya kemampuan tersebut menimbulkan keraguan tentang kemampuan UE untuk mencapai otonomi strategis, menurut laporan tersebut.

Blok tersebut tetap sangat bergantung pada platform Amerika – mulai dari sistem pertahanan rudal dan peluncur roket hingga peralatan perang siber – yang semuanya bergantung pada pembaruan perangkat lunak dari AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved