Israel Serang Yaman Besar-besaran, Ini Respons Houthi
Senin, 07 Juli 2025 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Serangan besar-besaran Israel terhadap Yaman dengan nama sandi Operatioan Black Flag atau Operasi Bendera Hitam terjadi setelah sedikitnya tiga rudal balistik Houthi diluncurkan ke Israel setelah gencatan senjata Iran-Israel.
Israel menyerang pelabuhan-pelabuhan Hodeida, Ras Isa, Salif dan pembangkit listrik Ras Kanatib di sepanjang Laut Merah. IDF juga menyerang Galaxy Leader, sebuah kapal kargo yang direbut oleh Houthi pada November 2023.
"Pasukan Houthi memasang sistem radar di kapal dan telah menggunakannya untuk melacak kapal-kapal di arena maritim internasional untuk memfasilitasi kegiatan teroris lebih lanjut," kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan setelah serangan tersebut.
Beberapa saat sebelum gelombang serangan diluncurkan, juru bicara bahasa Arab IDF, Avichay Adraee, mengeluarkan peringatan evakuasi untuk pelabuhan dan pembangkit listrik di Yaman.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan serangan itu adalah bagian dari Operasi Bendera Hitam. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Katz mengatakan, "Houthi akan terus membayar harga yang mahal atas tindakan mereka."
Dia berjanji bahwa lebih banyak serangan akan menyusul jika Houthi terus meluncurkan drone dan rudal balistik ke Israel.
Israel menyerang pelabuhan-pelabuhan Hodeida, Ras Isa, Salif dan pembangkit listrik Ras Kanatib di sepanjang Laut Merah. IDF juga menyerang Galaxy Leader, sebuah kapal kargo yang direbut oleh Houthi pada November 2023.
"Pasukan Houthi memasang sistem radar di kapal dan telah menggunakannya untuk melacak kapal-kapal di arena maritim internasional untuk memfasilitasi kegiatan teroris lebih lanjut," kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam sebuah pernyataan setelah serangan tersebut.
Beberapa saat sebelum gelombang serangan diluncurkan, juru bicara bahasa Arab IDF, Avichay Adraee, mengeluarkan peringatan evakuasi untuk pelabuhan dan pembangkit listrik di Yaman.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan serangan itu adalah bagian dari Operasi Bendera Hitam. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Katz mengatakan, "Houthi akan terus membayar harga yang mahal atas tindakan mereka."
Dia berjanji bahwa lebih banyak serangan akan menyusul jika Houthi terus meluncurkan drone dan rudal balistik ke Israel.
Lihat Juga :