Iran Terus Melawan, Tolak Inspeksi IAEA dan Tak Mau Hentikan Pengayaan Uranium

Sabtu, 05 Juli 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
AS dan Israel mengatakan Iran memperkaya uranium untuk membuat senjata nuklir. Teheran menyangkal ingin memproduksi bom nuklir, dan selama bertahun-tahun menegaskan bahwa program nuklirnya hanya untuk penggunaan sipil. Baik intelijen AS maupun kepala pengawas nuklir PBB Rafael Grossi tidak mengatakan bahwa mereka telah menemukan bukti bahwa Teheran sedang membangun senjata nuklir.

Israel melancarkan serangan militer pertamanya terhadap situs nuklir Iran dalam perang 12 hari dengan Republik Islam tiga minggu lalu, dengan AS campur tangan di pihak sekutu setianya dengan melancarkan serangan besar-besaran terhadap situs tersebut pada tanggal 22 Juni.

Para inspektur IAEA tidak dapat memeriksa fasilitas Iran sejak awal konflik, meskipun Grossi telah mengatakan bahwa itu adalah prioritas utamanya.

Grossi menekankan "pentingnya krusial" mengadakan pembicaraan dengan Iran untuk melanjutkan pekerjaan pemantauan dan verifikasinya sesegera mungkin.

Setelah serangan AS dan Israel, Iran, yang mengatakan masih berkomitmen pada Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT), dengan menyakitkan memperjelas ketidakpercayaannya yang berkembang terhadap IAEA.

Sejak dimulainya konflik, pejabat Iran telah mengkritik keras IAEA, tidak hanya karena gagal mengutuk serangan Israel dan AS, tetapi juga karena mengeluarkan resolusi pada tanggal 12 Juni yang menuduh Teheran tidak mematuhi kewajiban nuklirnya, sehari sebelum Israel menyerang.

Pada hari Rabu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memerintahkan negara itu untuk memutus hubungan dengan pengawas nuklir. RUU untuk menangguhkan kerja sama telah disahkan di parlemen Iran dan disetujui oleh Dewan Wali negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved