Hamas Siap Negosiasi Penerapan Genjatan Senjata di Gaza

Sabtu, 05 Juli 2025 - 06:30 WIB
loading...
Hamas Siap Negosiasi...
Hamas menyerahkan sandera dalam kesepakatan gencatan senjata sebelumnya. Foto/irna
A A A
GAZA - Hamas mengatakan telah menyampaikan tanggapannya setelah menyelesaikan konsultasi dengan pasukan dan faksi-faksi Palestina. Siap masuki negosiasi untuk penerapannya.

"Gerakan ini telah menyampaikan tanggapan positif kepada mediator, dan gerakan ini sepenuhnya siap untuk segera memasuki putaran negosiasi terkait mekanisme penerapan kerangka kerja ini," ungkap pernyataan Hamas yang diunggah di Telegram.

Itu adalah tanggapan dari Hamas yang sangat ditunggu-tunggu. Sepanjang hari, orang-orang bertanya kepada tentang tanggapan tersebut dan kapan itu akan terjadi.

Semua orang merasa cemas. “Kami tidak tahu apakah tanggapan Hamas ini ... untuk memasuki putaran negosiasi yang serius akan mengakhiri pembunuhan yang sedang berlangsung, misalnya, atau keberadaan pesawat tanpa awak [Israel] yang berkeliaran di mana-mana, atau laporan tentang artileri berat dan penembakan yang terus berlanjut terhadap orang-orang yang menunggu makanan di titik distribusi,” ungkap laporan Al Jazeera.

Tidak ada yang jelas saat ini, tetapi setidaknya ini adalah langkah pertama. Tidak banyak yang disampaikan pejabat Israel malam ini, dan itu karena hari ini adalah hari Sabat; politisi Israel biasanya tidak bekerja.

Namun, ini adalah sesuatu yang sudah lama dinantikan, terutama dalam beberapa pekan terakhir, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump benar-benar menekan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mencoba dan mencapai kesepakatan.

“Yang kami dengar sekarang adalah bahwa Hamas telah menanggapi secara positif. Menurut beberapa sumber anonim yang berbicara kepada media Israel hanya dalam beberapa menit terakhir, Hamas hanya mengusulkan apa yang mereka sebut perubahan kecil pada kerangka kerja saat ini,” ungkap laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Kroasia Kalahkan Panama,...
Kroasia Kalahkan Panama, Gol Ante Budimir Jaga Asa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Berita Terkini
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved