Teleponan dengan Trump, Putin Tolak Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Jum'at, 04 Juli 2025 - 07:55 WIB
loading...
Teleponan dengan Trump,...
Presiden Rusia Vladimir Putin teleponan dengan Presiden AS Donald Trump. Putin menolak akhiri perang Rusia-Ukraina sampai tujuannya tercapai. Foto/via The Jamestown Foundation
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat AS) Donald Trump pada hari Kamis. Selama teleponan tersebut, Putin tetap menolak tekanan untuk mengakhiri perangnya melawan Ukraina sampai tujuannya tercapai.

Kremlin mengatakan panggilan telepon tersebut berlangsung hampir satu jam, di mana Putin bersikeras bahwa dia bertekad untuk mewujudkan tujuan Rusia dalam perang melawan Ukraina.

"Presiden kami mengatakan bahwa Rusia akan mencapai tujuan yang ditetapkannya, yaitu penghapusan akar penyebab yang menyebabkan keadaan saat ini," kata ajudan Kremlin Yuri Ushakov kepada wartawan, yang dilansir AFP, Jumat (4/7/2025).

"Rusia tidak akan menyerah pada tujuan ini," katanya lagi.

Baca Juga: Putin Ungkap Panggilan Telepon dengan Trump, Apa Isinya?

Moskow telah lama menggambarkan tujuan maksimalisnya di Ukraina sebagai upaya menyingkirkan "akar penyebab" konflik, menuntut agar Kyiv melepaskan ambisinya bergabung dengan NATO.

Sementara itu, Trump mengakui bahwa dia tidak membuat kemajuan dengan Putin dalam mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Menurutnya, Kremlin bersikeras bahwa Putin akan tetap berpegang pada tujuannya dalam perang tersebut.

Penilaian suram Trump muncul ketika perundingan damai yang dipimpin AS untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun di Ukraina telah terhenti, dan setelah Washington menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Kyiv.

"Itu adalah panggilan telepon yang cukup panjang, kami membicarakan banyak hal termasuk Iran, dan kami juga membicarakan, seperti yang Anda ketahui, perang dengan Ukraina. Dan saya tidak senang dengan itu," kata Trump kepada wartawan.

Ketika ditanya apakah dia telah bergerak lebih dekat ke kesepakatan untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: "Tidak, saya tidak membuat kemajuan apa pun dengannya."

Pandangan Trump terhadap panggilan telepon itu sangat suram. Setelah sebagian besar dari lima panggilan telepon sebelumnya dengan Putin sejak kembali berkuasa pada bulan Januari, dia telah memberikan laporan optimistis tentang kemajuan menuju kesepakatan.

Namun, dia telah menunjukkan rasa frustrasi yang meningkat terhadap Putin setelah perubahan awal ke arah pemimpin Rusia itu. Dalam beberapa minggu terakhir, dia menolak tawaran Putin untuk menjadi penengah dalam konflik Iran-Israel, menyuruhnya untuk fokus pada perang Ukraina saja.

Perang Rusia-Ukraina telah menewaskan ratusan ribu orang sejak Moskow meluncurkan invasi pada Februari 2022 dan sekarang menguasai sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina.

Meski begitu, Putin memberi tahu Trump bahwa Moskow akan terus mengambil bagian dalam negosiasi.

"Dia juga berbicara tentang kesiapan pihak Rusia untuk melanjutkan proses negosiasi," kata Ushakov. "Vladimir Putin mengatakan bahwa kami terus mencari solusi politik yang dinegosiasikan untuk konflik tersebut," imbuh dia.

Moskow selama berbulan-bulan menolak untuk menyetujui gencatan senjata yang diusulkan AS di Ukraina.

Kyiv dan sekutu Baratnya menuduh Putin menunda proses tersebut sambil terus mendorong kemajuan pasukan Rusia di Ukraina.

Kyiv mengatakan bahwa serangan Rusia pada hari Kamis menewaskan sedikitnya delapan orang di Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi Denmark pada hari Kamis untuk bertemu dengan pejabat tinggi Uni Eropa.

Zelensky mengatakan kepada sekutu Uni Eropa di Denmark bahwa keraguan atas bantuan militer AS memperkuat perlunya kerja sama yang lebih besar dengan Brussels dan NATO.

Dia juga menekankan lagi bahwa Kyiv selalu mendukung "gencatan senjata tanpa syarat" yang diusulkan Trump.

Seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada AFP bahwa Trump dan Zelensky berencana untuk berbicara satu sama lain pada hari Jumat.

Pada hari Rabu, Kyiv berusaha keras untuk mengklarifikasi dengan Washington implikasi dari pengumuman Gedung Putih dan Pentagon tentang penghentian sementara pengiriman sejumlah senjata.

"Dukungan Amerika yang berkelanjutan untuk Ukraina, untuk pertahanan kita, untuk rakyat kita adalah demi kepentingan bersama kita," kata Zelensky.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved