AS Tidak Lagi Jadi Negara Adidaya dalam 1 Dekade Mendatang, Berikut 3 Penyebabnya

Rabu, 02 Juli 2025 - 15:14 WIB
loading...
AS Tidak Lagi Jadi Negara...
AS tidak lagi jadi negara adidaya dalam satu dekade mendatang. Foto/X/@XTravelMyWay
A A A
WASHINGTON - Menurut survei YouGov baru-baru ini, sebagian besar orang dewasa Amerika percaya Amerika Serikat mungkin menghadapi krisis parah dalam dekade berikutnya dan kehilangan statusnya sebagai negara adikuasa global.

AS Tidak Lagi Jadi Negara Adidaya dalam 1 Dekade Mendatang, Berikut 3 Penyebabnya

1. Keruntuhan Ekonomi

Dari 1.111 orang dewasa yang disurvei secara daring pada pertengahan Juni, 21% mengatakan sangat mungkin AS akan mengalami penurunan posisi globalnya dalam 10 tahun ke depan. Sebanyak 24% lainnya mengatakan skenario seperti itu agak mungkin terjadi.

Melansir RT, secara total, 45% responden mengatakan keruntuhan ekonomi total setidaknya agak masuk akal. Empat puluh persen mengatakan mereka meramalkan perang saudara, sementara proporsi yang sama percaya akan ada kehancuran total hukum dan ketertiban.

Baca Juga: Tundukkan Israel dan AS, Iran Makin Digdaya

2. Munculnya Kediktatoran Fasis

Hampir sama banyaknya (38%) mengatakan mereka percaya AS mungkin tidak lagi menjadi negara demokrasi dalam 10 tahun. Tiga puluh satu persen mengatakan negara itu bisa menjadi kediktatoran fasis, sementara 20% meramalkan kediktatoran komunis.

Hanya 43% responden mengatakan sistem politik AS saat ini berfungsi setidaknya agak baik, meskipun pendapat sangat bervariasi di sepanjang garis partisan. Di antara Demokrat, 26% mengatakan sistem berfungsi dengan baik, dibandingkan dengan 69% Republik dan 36% independen.

3. Terjadi Krisis Konstitusional

Sementara sebagian besar orang Amerika mengatakan mereka percaya mereka hidup dalam demokrasi terlepas dari afiliasi politik, mayoritas juga percaya negara itu mengalami krisis konstitusional. Pandangan itu dianut oleh 56% responden, termasuk 82% Demokrat dan 26% Republik.

Melansir RT, empat puluh tujuh persen responden Demokrat mengatakan mereka sangat takut dengan arah urusan global, dibandingkan dengan 10% responden Republik dan 30% responden independen.

Dibandingkan dengan satu dekade lalu, 67% responden mengatakan mereka melihat lebih banyak kekerasan politik dan misinformasi di AS, dengan setidaknya setengahnya meyakini bahwa masalah tersebut lebih parah di AS daripada di negara demokrasi lainnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved