Trump Pertimbangkan Deportasi Elon Musk dan DOGE Selidiki Eks Kepalanya

Rabu, 02 Juli 2025 - 08:00 WIB
loading...
Trump Pertimbangkan...
Presiden AS Donald Trump dan miliarder AS Elon Musk. Foto/tasnim
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mungkin akan mempertimbangkan ide deportasi Elon Musk dan dapat mempertimbangkan meminta Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) menyelidiki kontrak-kontrak pemerintah dengan miliarder tersebut.

Komentar presiden tersebut muncul di tengah pertikaian publik antara dirinya dan Musk, yang hingga baru-baru ini menjadi salah satu pendukung Trump yang paling setia.

Bulan lalu, Musk mengundurkan diri sebagai kepala DOGE setelah mengkritik keras rancangan anggaran Trump yang "besar dan indah", yang mencakup peningkatan pagu utang sebesar USD5 triliun.

Berbicara kepada wartawan pada hari Selasa, Trump ditanya apakah ia akan mempertimbangkan deportasi Elon Musk, warga negara AS yang dinaturalisasi, ke negara asalnya Afrika Selatan, yang dijawab presiden, "Saya tidak tahu, kami harus mempertimbangkannya."

"Kami mungkin harus menggunakan DOGE untuk Elon," ujar presiden menambahkan, seraya mencatat, "DOGE adalah monster yang mungkin harus kembali dan memakan Elon."

Trump lebih lanjut menunjukkan Musk telah mendapatkan "banyak subsidi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved