Trump Perintahkan AS Tinjau Ulang Penetapan Teroris Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa
Selasa, 01 Juli 2025 - 14:18 WIB
loading...
A
A
A
"Jika Anda ingat, kami mengalami perang revolusioner yang berlangsung selama 14 bulan. Dan kami mengalami kebrutalan...Dan sejak 1776, ketika kami mendeklarasikan kemerdekaan, butuh waktu 12 tahun hingga kami mendapatkan seorang presiden. Dan siapa presidennya? Presidennya adalah seorang jenderal... George Washington," papar Barrack mengatakan kepada wartawan selama panggilan briefing Departemen Luar Negeri AS.
"Jadi jika Anda mengambil contoh Suriah...Anda memiliki seorang jenderal yang beralih dari masa perang ke posisi sebagai pemimpin negara baru yang dibingkai ulang yang membutuhkan segalanya–dan pada dasarnya itulah yang sedang terjadi," paparnya.
Rubio sebelumnya memperingatkan bahwa Suriah telah menjadi "taman bermain bagi kelompok-kelompok jihadis, termasuk ISIS dan lainnya", dan mengakui bahwa pemimpin baru Suriah tidak lulus pemeriksaan latar belakang mereka dengan FBI, tetapi bersikeras bahwa AS harus mendukung mereka untuk mencegah ketidakstabilan regional yang lebih luas.
"AS mengambil tindakan lebih lanjut untuk mendukung Suriah yang stabil, bersatu, dan damai dengan dirinya sendiri dan negara-negara tetangganya," tulis Rubio dalam sebuah posting di X pada hari Senin (30/6/2025).
"Jadi jika Anda mengambil contoh Suriah...Anda memiliki seorang jenderal yang beralih dari masa perang ke posisi sebagai pemimpin negara baru yang dibingkai ulang yang membutuhkan segalanya–dan pada dasarnya itulah yang sedang terjadi," paparnya.
Rubio sebelumnya memperingatkan bahwa Suriah telah menjadi "taman bermain bagi kelompok-kelompok jihadis, termasuk ISIS dan lainnya", dan mengakui bahwa pemimpin baru Suriah tidak lulus pemeriksaan latar belakang mereka dengan FBI, tetapi bersikeras bahwa AS harus mendukung mereka untuk mencegah ketidakstabilan regional yang lebih luas.
"AS mengambil tindakan lebih lanjut untuk mendukung Suriah yang stabil, bersatu, dan damai dengan dirinya sendiri dan negara-negara tetangganya," tulis Rubio dalam sebuah posting di X pada hari Senin (30/6/2025).
(mas)
Lihat Juga :