Ukraina Dukung Israel-AS Serang Iran, Teheran Peringatkan Konsekuensinya
Selasa, 01 Juli 2025 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan di situs web resminya pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam apa yang disebutnya sebagai "komentar tidak beralasan yang dibuat oleh beberapa pejabat Ukraina mengenai agresi rezim Zionis dan Amerika terhadap Iran."
“Dengan mendukung agresi militer rezim Zionis, pejabat Ukraina sebenarnya telah mengabaikan kewajiban hukum internasional Ukraina terkait penghormatan terhadap prinsip dan tujuan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan empat Konvensi Jenewa,” kata Shahram Farsai, kepala Departemen Eurasia Pertama Kementerian Luar Negeri Iran, kepada utusan Ukraina, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Selasa (1/7/2025).
Diplomat Ukraina tersebut dilaporkan meyakinkan pejabat Iran bahwa protes Teheran akan disampaikan ke Kyiv tanpa penundaan.
Iran juga memperingatkan tentang konsekuensi jika apa yang mereka gambarkan sebagai “tindakan permusuhan dan provokatif” Ukraina yang berulang terus berlanjut.
Kementerian Luar Negeri Iran tidak menyebutkan nama pejabat Ukraina atau pernyataan tertentu. Namun, selama perang 12 hari tersebut, Kyiv secara resmi mengutuk serangan rudal Iran pada 23 Juni terhadap Pangkalan Udara Al Udeid Qatar yang dioperasikan militer AS.
Kementerian Luar Negeri Ukraina mengeklaim bahwa Teheran bekerja sama erat dengan Moskow dan bahwa mereka bersama-sama “mendestabilisasi Timur Tengah dan Eropa.”
“Dengan mendukung agresi militer rezim Zionis, pejabat Ukraina sebenarnya telah mengabaikan kewajiban hukum internasional Ukraina terkait penghormatan terhadap prinsip dan tujuan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan empat Konvensi Jenewa,” kata Shahram Farsai, kepala Departemen Eurasia Pertama Kementerian Luar Negeri Iran, kepada utusan Ukraina, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Selasa (1/7/2025).
Diplomat Ukraina tersebut dilaporkan meyakinkan pejabat Iran bahwa protes Teheran akan disampaikan ke Kyiv tanpa penundaan.
Iran juga memperingatkan tentang konsekuensi jika apa yang mereka gambarkan sebagai “tindakan permusuhan dan provokatif” Ukraina yang berulang terus berlanjut.
Kementerian Luar Negeri Iran tidak menyebutkan nama pejabat Ukraina atau pernyataan tertentu. Namun, selama perang 12 hari tersebut, Kyiv secara resmi mengutuk serangan rudal Iran pada 23 Juni terhadap Pangkalan Udara Al Udeid Qatar yang dioperasikan militer AS.
Kementerian Luar Negeri Ukraina mengeklaim bahwa Teheran bekerja sama erat dengan Moskow dan bahwa mereka bersama-sama “mendestabilisasi Timur Tengah dan Eropa.”
Lihat Juga :