Jerman Ingin Memiliki Cyber Dome-nya Israel

Senin, 30 Juni 2025 - 21:55 WIB
loading...
Jerman Ingin Memiliki...
Jerman ingin memiliki cyber dome-nya Israel. Foto/X/@ShaykhSulaiman
A A A
BERLIN - Jerman harus menjadikan Israel sebagai model untuk melawan ancaman daring. Itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt, yang menyerukan pembentukan "cyber dome".

Dobrindt membuat pernyataan tersebut setelah berkunjung ke Israel pada hari Sabtu, beberapa hari setelah berakhirnya konflik militer 12 hari negara itu dengan Iran. Dalam sebuah wawancara dengan tabloid Jerman Bild, Dobrindt memuji infrastruktur pertahanan sipil Israel dan mendesak negaranya untuk mengadopsi pendekatan serupa terhadap ancaman modern.

"Kami akan bekerja sama erat dengan Israel dalam hal ini. Jerman membutuhkan kubah siber – perisai digital yang kuat terhadap spionase, sabotase, dan untuk melindungi infrastruktur penting seperti perusahaan energi dan komunikasi," katanya.

Dobrindt tidak memberikan rincian spesifik. Penggunaan istilah "kubah siber" tampaknya merujuk pada sistem pertahanan rudal jarak pendek Iron Dome milik Israel.

Baca Juga: Israel Sudah Punya Rencana Matang Bunuh Khamenei, tapi Selalu Gagal

Awal bulan ini, Kantor Kejahatan Federal Jerman (BKA) melaporkan rekor tingkat kejahatan siber pada tahun 2024, mendokumentasikan lebih dari 131.000 kasus. Badan tersebut secara khusus menyalahkan kelompok hacktivist pro-Rusia dan anti-Israel atas lonjakan operasi penolakan layanan yang menargetkan lembaga pemerintah dan bisnis swasta.

Pemerintah baru Jerman, yang mulai menjabat pada bulan Mei, telah mendukung Israel dalam konfliknya baru-baru ini dengan Iran. Kanselir Friedrich Merz mengatakan Yerusalem Barat melakukan "pekerjaan kotor untuk kita" dengan melancarkan serangan untuk mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir.

Konfrontasi antara Israel dan Iran melibatkan serangan jarak jauh antara kedua negara. Menurut Yerusalem Barat, konflik tersebut telah mengakibatkan kerugian langsung sekitar USD3 miliar bagi negara tersebut.

Teheran menuduh Negara Yahudi tersebut melakukan tindakan agresi internasional dan mengatakan bahwa mereka bertindak untuk membela diri dengan membalas.

Minggu lalu, pemerintah Merz menyetujui anggaran yang diusulkan yang mencakup utang publik baru yang substansial untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan secara tajam, yang akan berlipat ganda pada tahun 2029.

Berlin berpendapat bahwa investasi tersebut diperlukan untuk menjaga terhadap potensi serangan Rusia terhadap NATO. Namun, Moskow telah menolak skenario tersebut sebagai tidak masuk akal dan menuduh pemerintah Barat menggunakan taktik menakut-nakuti untuk merasionalisasi kondisi kehidupan yang memburuk bagi warga negara mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved