Kunjungi Turki dan Temui Erdogan, Organisasi HAM Eropa Dikecam
Rabu, 09 September 2020 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Kanter, melalui Twitter, juga meminta Spano untuk mengundurkan diri. "Kunjungan ini menunjukkan sikap munafik ECHR...sejernih kristal," imbuh jurnalis Turki yang diasingkan, Bulent Kenes.
Kenes, yang didakwa dengan tiga hukuman seumur hidup ditambah 15 tahun penjara di Turki setelah menulis kolom yang mengkritik Erdogan, dengan mengatakan selalu ada "kecurigaan besar" bahwa ECHR adalah kaki tangan "kejahatan rezim Erdogan". (Baca: Turki Tolak Kritik AS soal Pertemuan Erdogan dan Pentolan Hamas )
"Sekarang kunjungan itu adalah bukti bahwa ECHR telah kehilangan kredibilitasnya sebagai tempat perlindungan bagi mereka yang mencari keadilan," katanya.
"Ini adalah rasa malu besar bagi para hakim di Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan terutama untuk Spano," kata Kenes.
Selama kunjungannya, Spano bertemu Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Istanbul.
Direktur Human Rights Watch Turki Emma Sinclair-Webb mengatakan itu "menakjubkan" bahwa Spano menerima gelar kehormatan dari sebuah universitas yang "secara ringkas menolak skor akademisi...dengan cara yang melanggar hukum."
Kenes, yang didakwa dengan tiga hukuman seumur hidup ditambah 15 tahun penjara di Turki setelah menulis kolom yang mengkritik Erdogan, dengan mengatakan selalu ada "kecurigaan besar" bahwa ECHR adalah kaki tangan "kejahatan rezim Erdogan". (Baca: Turki Tolak Kritik AS soal Pertemuan Erdogan dan Pentolan Hamas )
"Sekarang kunjungan itu adalah bukti bahwa ECHR telah kehilangan kredibilitasnya sebagai tempat perlindungan bagi mereka yang mencari keadilan," katanya.
"Ini adalah rasa malu besar bagi para hakim di Pengadilan Hak Asasi Manusia Eropa dan terutama untuk Spano," kata Kenes.
Selama kunjungannya, Spano bertemu Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul dan menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Istanbul.
Direktur Human Rights Watch Turki Emma Sinclair-Webb mengatakan itu "menakjubkan" bahwa Spano menerima gelar kehormatan dari sebuah universitas yang "secara ringkas menolak skor akademisi...dengan cara yang melanggar hukum."
Lihat Juga :