Siapa Roy Mizrahi? Agen Intelijen Iran yang Ditugaskan Mengebom Rumah Menhan Israel
Senin, 30 Juni 2025 - 01:50 WIB
loading...
A
A
A
Awalnya, kedua pria itu merekam berbagai lokasi, termasuk markas besar Shin Bet dan Menara Azrieli di Tel Aviv, atas perintah agen Iran bernama Alex, kata Channel 12.
Mereka kemudian diminta untuk memasang dua kamera mata-mata di kampung halaman Katz, Kfar Ahim, di Israel selatan-tengah. Mereka mengambil kamera dari sebuah rumah di Holon dan pergi untuk memasangnya, tetapi mereka ketakutan ketika sebuah kendaraan keamanan dengan lampu kilat melaju, dan mereka malah melemparkan kamera-kamera itu ke semak-semak.
Selanjutnya, Mizrahi dihubungi oleh agen Iran kedua, bernama Getz, yang menugaskannya untuk menempatkan bahan peledak di dekat rumah Katz.
Mizrahi mengambil tas biru berisi bahan peledak dari lokasi yang tidak disebutkan dalam laporan dan membawanya ke tempat dekat rumah Katz.
Ia dilaporkan dibayar dalam mata uang kripto untuk melakukannya.
Menurut laporan tersebut, Mizrahi juga membawa pulang satu bata bahan peledak.
Pengacaranya mengatakan kepada Channel 12 bahwa ia adalah pemuda bodoh yang tidak membahayakan keamanan negara.
Mereka kemudian diminta untuk memasang dua kamera mata-mata di kampung halaman Katz, Kfar Ahim, di Israel selatan-tengah. Mereka mengambil kamera dari sebuah rumah di Holon dan pergi untuk memasangnya, tetapi mereka ketakutan ketika sebuah kendaraan keamanan dengan lampu kilat melaju, dan mereka malah melemparkan kamera-kamera itu ke semak-semak.
3. Ditugaskan Membunuh Ilmuwan Institut Weizmann dengan Bayaran USD1 Juta
Mizrahi kemudian diminta untuk membunuh seorang ilmuwan di Institut Weizmann dengan bayaran USD1 juta, tetapi ia menolak untuk melakukannya setelah "Alex" menolak untuk membayarnya setengah dari jumlah tersebut di muka.Selanjutnya, Mizrahi dihubungi oleh agen Iran kedua, bernama Getz, yang menugaskannya untuk menempatkan bahan peledak di dekat rumah Katz.
Mizrahi mengambil tas biru berisi bahan peledak dari lokasi yang tidak disebutkan dalam laporan dan membawanya ke tempat dekat rumah Katz.
Ia dilaporkan dibayar dalam mata uang kripto untuk melakukannya.
Menurut laporan tersebut, Mizrahi juga membawa pulang satu bata bahan peledak.
Pengacaranya mengatakan kepada Channel 12 bahwa ia adalah pemuda bodoh yang tidak membahayakan keamanan negara.
Lihat Juga :