Negara-negara NATO Mulai Memberontak dengan Dominasi AS
Minggu, 29 Juni 2025 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah lama memperjuangkan gagasan untuk mengamankan otonomi pertahanan yang lebih besar bagi negara-negara NATO Eropa, mendesak pengembangan pangkalan industri militer yang mandiri.
Kanada, sekutu utama NATO, dilaporkan mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam program jet tempur F-35 yang dipimpin AS dan mungkin beralih ke alternatif Swedia. "Kita seharusnya tidak lagi mengirim tiga perempat dari belanja modal pertahanan kita ke Amerika," Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan awal bulan ini.
Kopenhagen juga menunjukkan beberapa penolakan, memberi tahu Washington bahwa kesepakatan persenjataan Amerika telah menjadi "sulit secara politis" mengingat saran Trump agar AS mencaplok Greenland, yang saat ini dikendalikan oleh Denmark, Bloomberg melaporkan.
Kegelisahan dalam aliansi tersebut juga dipicu oleh langkah Trump untuk memangkas pembagian informasi intelijen dengan Ukraina awal tahun ini.
Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Bloomberg, keputusan ini "membuat khawatir sekutu," karena menimbulkan kekhawatiran tentang seberapa besar kendali yang mungkin dipegang AS atas ekspor senjata jika terjadi krisis.
Kanada, sekutu utama NATO, dilaporkan mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam program jet tempur F-35 yang dipimpin AS dan mungkin beralih ke alternatif Swedia. "Kita seharusnya tidak lagi mengirim tiga perempat dari belanja modal pertahanan kita ke Amerika," Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan awal bulan ini.
Kopenhagen juga menunjukkan beberapa penolakan, memberi tahu Washington bahwa kesepakatan persenjataan Amerika telah menjadi "sulit secara politis" mengingat saran Trump agar AS mencaplok Greenland, yang saat ini dikendalikan oleh Denmark, Bloomberg melaporkan.
Kegelisahan dalam aliansi tersebut juga dipicu oleh langkah Trump untuk memangkas pembagian informasi intelijen dengan Ukraina awal tahun ini.
Menurut pejabat yang tidak disebutkan namanya yang dikutip oleh Bloomberg, keputusan ini "membuat khawatir sekutu," karena menimbulkan kekhawatiran tentang seberapa besar kendali yang mungkin dipegang AS atas ekspor senjata jika terjadi krisis.
Lihat Juga :