Dituding Rencanakan Kudeta, Uskup Agung Gereja Armenia Ditangkap

Sabtu, 28 Juni 2025 - 13:15 WIB
loading...
Dituding Rencanakan...
Uskup Agung Mikael Adjapahyan. Foto/oxu.az
A A A
YEREVAN - Seorang tokoh terkemuka Gereja Apostolik Armenia (AAC) ditangkap atas tuduhan kudeta setelah ia menyerahkan diri secara sukarela kepada pihak berwenang. Peristiwa itu terjadi seiring dengan semakin dalamnya konflik antara Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan dan pihak oposisi.

Polisi menggerebek kantor pusat Gereja Apostolik negara itu, yang merupakan gereja terbesar di Armenia, di kota Vagharshapat. Penggerebekan itu menyebabkan bentrokan besar antara para tokoh, anggota gereja, dan penegak hukum.

Meskipun para pengunjuk rasa pro-Gereja berhasil menghalangi upaya sebelumnya untuk menahan Uskup Agung Mikael Adjapahyan, tokoh tersebut memilih berjalan kaki ke gedung Komite Investigasi (IC) dan menyerahkan diri.

Sebelumnya, pihak berwenang mencoba menahan Adjapahyan atas dugaan upaya melakukan kudeta, tuduhan yang dibantah tokoh tersebut.

Sejumlah pengunjuk rasa pro-Gereja telah ditahan, dan IC telah mengumumkan mereka telah memulai proses pidana untuk menghalangi keadilan.

Pemerintah negara itu telah berselisih dengan AAC selama berbulan-bulan, karena muncul sebagai pendorong utama di balik protes massa terhadap kesepakatan Pashinyan untuk menyerahkan beberapa desa perbatasan ke Azerbaijan, yang memiliki sengketa perbatasan dengan Armenia.

Sementara Pashinyan menggambarkan langkah itu sebagai jalan untuk memperbaiki hubungan yang renggang antara dua bekas republik Soviet, banyak orang Armenia menganggapnya sebagai pengkhianatan terhadap kepentingan nasional.

Ketika kebuntuan meningkat, otoritas Armenia pada hari Rabu menangkap Bagrat Galstanyan, tokoh terkemuka dan pemimpin protes utama, atas tuduhan terorisme.

Mereka juga menahan miliarder Rusia-Armenia Samvel Karapetyan, yang menyuarakan dukungan untuk AAC. Karapetyan menghadapi tuduhan menyerukan penggulingan negara.

Hingga dini hari, kerumunan pengunjuk rasa masih berada di luar gedung pengadilan, yang dijaga ketat oleh polisi, menurut rekaman dari tempat kejadian.

Adjapahyan memiliki waktu sepuluh hari untuk mengajukan banding atas penangkapan tersebut, kata pengacaranya, seraya menambahkan pembelaan akan melakukannya setelah putusan lengkap dijatuhkan hakim.

Baca juga: Memanas Lagi, Menhan Israel Instruksikan Militer Siapkan Rencana Aksi Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Uskup Agung Merauke...
Uskup Agung Merauke Angkat Bicara Soal PSN Papua Selatan
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Serangan Pembalasan...
Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas
Rekomendasi
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Pecah Rekor Adu Penalti
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved