Slovenia Peringatkan Uni Eropa jika Tak Ambil Langkah Kemanusiaan di Gaza

Jum'at, 27 Juni 2025 - 22:00 WIB
loading...
Slovenia Peringatkan...
Perdana Menteri (PM) Slovenia Robert Golob. Foto/Dursun Aydemir/Anadolu Agency
A A A
LJUBLJANA - Slovenia mengumumkan mereka akan mengambil tindakan bersama dengan negara-negara yang memiliki pandangan serupa jika Uni Eropa (UE) tidak mengambil langkah konkret dalam dua pekan ke depan untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza. Gaza telah menjadi sasaran serangan mematikan Israel selama 21 bulan terakhir.

Berbicara kepada wartawan di sela-sela pertemuan puncak UE di Brussels pada hari Kamis, Perdana Menteri (PM) Slovenia Robert Golob mengkritik beberapa negara anggota UE karena memprioritaskan kepentingan mereka sendiri daripada perlindungan hak asasi manusia Palestina.

Golob menekankan pentingnya UE mengambil tindakan yang berarti terhadap Israel. Ia menyatakan, "Kecuali UE mengambil tindakan konkret hari ini atau dalam dua minggu, setiap negara anggota, termasuk Slovenia dan beberapa negara yang memiliki pandangan yang sama, akan dipaksa untuk mengambil langkah selanjutnya sendiri."

Menggarisbawahi bahwa UE harus bergerak melampaui solidaritas simbolis, pemimpin Slovenia mengatakan, "Sudah saatnya kita tidak hanya menunjukkan solidaritas, tetapi kita memberikan tekanan nyata pada pemerintah Israel."

Sejak 7 Oktober 2023, Israel telah melancarkan apa yang disebut sebagai kampanye genosida di Gaza, dengan dukungan Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia yang Lolos ke BWF World Championships 2026
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
5 Manfaat Tomat, Menjaga...
5 Manfaat Tomat, Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Tak Menentu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved