Mengapa Rusia Tak Bantu Iran Melawan Israel? Ini Jawaban Putin yang Mengejutkan

Senin, 23 Juni 2025 - 13:26 WIB
loading...
Mengapa Rusia Tak Bantu...
Presiden Vladimir Putin menyatakan Rusia tetap netral dalam perang Iran-Israel. Foto/NDTV
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin angkat bicara setelah Moskow tidak intervensi membantu Iran dalam perang melawan agresi Israel. Moskow bahkan tetap berada di "pinggir lapangan" alih-alih membantu negara Islam tersebut, bahkan setelah tiga situs nuklirnya dibombardir Amerika Serikat (AS).

Putin memahami bahwa Rusia dan Iran telah menjalin hubungan dekat selama beberapa dekade. Namun, lanjut dia, Moskow berusaha untuk tetap netral dalam konflik tersebut karena sejumlah besar orang berbahasa Rusia tinggal di Israel.

Selama Forum Ekonomi Internasional St Petersburg, Putin berkata: "Saya ingin menarik perhatian Anda pada fakta bahwa hampir dua juta orang dari bekas Uni Soviet dan Federasi Rusia tinggal di Israel."

Baca Juga: Ajudan Putin: Beberapa Negara Siap Pasok Senjata Nuklir ke Iran setelah Diserang AS

"Israel saat ini hampir menjadi negara berbahasa Rusia. Dan, tidak diragukan lagi, kami selalu memperhitungkan hal ini dalam sejarah kontemporer Rusia," lanjut jawaban Putin yang mengejutkan perihal sikap Rusia yang memilih tidak membantu Iran, seperti dikutip NDTV, Senin (23/6/2025).

Putin juga menepis kritik yang mempertanyakan kesetiaan Rusia terhadap sekutunya. Dia menyebut mereka "provokator" dan mengatakan bahwa hubungan Rusia dengan negara-negara Arab dan negara-negara Islam telah bersahabat sejak lama, menekankan bahwa 15 persen dari populasi Rusia adalah Muslim.

Dia juga mencatat bahwa Rusia juga merupakan negara pengamat di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Komentarnya muncul setelah AS mengirim bom Bunker Buster GBU-57 seberat hampir 14.000 kg dan meluncurkan Operasi Midnight Hammer, menyerang tiga situs nuklir utama Iran; situs Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved