6 Keunggulan Bom Bunker Buster GBU-57 yang Digunakan AS Menghancurkan Fasilitas Nuklir Iran

Senin, 23 Juni 2025 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Ali Vaez, direktur Proyek Iran di International Crisis Group, mengatakan perkiraan intelijen adalah bahwa serangan AS yang berhasil kemungkinan besar hanya akan membuat program nuklir Iran mundur satu atau dua tahun — bukan menghentikannya untuk selamanya.

"Kenyataannya adalah bahwa bahkan jika Fordo hancur total, Iran masih memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menyusun kembali program nuklirnya. Jadi ini bukan solusi untuk krisis nuklir dengan Iran," kata Vaez.

6. Membahayakan Warga Sipil

Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah mengonfirmasi bahwa Iran memproduksi uranium yang sangat diperkaya di Fordo, yang berarti serangan kuat terhadap fasilitas tersebut dapat melepaskan bahan radioaktif ke area di sekitarnya.

Radioaktivitas akan menimbulkan bahaya serius bagi siapa pun di dekatnya, tetapi tidak mungkin menyebar jauh melampaui fasilitas itu sendiri. IAEA mengatakan mereka yakin pelepasan telah terjadi di fasilitas nuklir utama Iran di Natanz, yang diserang pada awal pertempuran.

Berbicara tak lama setelah Israel melancarkan serangan terhadap Iran awal bulan ini, Rafael Mariano Grossi, direktur jenderal IAEA, menyebut serangan terhadap fasilitas nuklir di Iran "sangat memprihatinkan."

"Saya telah berulang kali menyatakan bahwa fasilitas nuklir tidak boleh diserang, terlepas dari konteks atau keadaannya, karena dapat membahayakan manusia dan lingkungan," katanya, memperingatkan bahwa konsekuensi dari serangan besar dapat melampaui batas wilayah Iran.

Ia mendesak semua pihak untuk melakukan "pengekangan maksimal."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved