Pesawat Kiamat Trump Terbang Tak Biasa saat AS Isyaratkan Akan Ikut Campur Perang Iran-Israel
Kamis, 19 Juni 2025 - 08:24 WIB
loading...
A
A
A
Situs FlightAware, yang dikutip Mail Online, Kamis (19/6/2025), menunjukkan bahwa pesawat itu pertama kali berangkat di dekat Window Rock, Arizona, pada pukul 10.37 pagi pada hari Selasa, melakukan perjalanan ke pangkalan Louisiana.
Pesawat itu dapat dikerahkan ke pangkalan lain untuk kesiapan operasional dan untuk mendukung berbagai misi.
Misi-misi sebelumnya termasuk mengangkut kru FEMA dan bertindak sebagai pos komando selama Badai Opal pada tahun 1995.
Pesawat jenis itu juga dilaporkan digunakan sebagai tempat berlindung yang aman bagi Presiden George W Bush setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11.
Namun, pesawat itu tidak selalu digunakan sebagai "armada kiamat". Menteri Pertahanan AS kadang-kadang akan bepergian ke luar negeri juga dengan E-4B.
Meskipun tujuan misi hari Selasa tidak diketahui, itu terjadi hanya beberapa jam sebelum Khamenei mengatakan: "Iran akan berdiri teguh melawan perang yang dipaksakan, sama seperti ia akan berdiri teguh melawan perdamaian yang dipaksakan."
"Bangsa ini tidak akan menyerah kepada siapa pun dalam menghadapi pemaksaan," katanya dalam komentar pertamanya yang disiarkan televisi sejak Israel melancarkan serangan mendadak pada hari Jumat.
Khamenei juga menyinggung pernyataan Trump baru-baru ini, dengan mengatakan, "Orang-orang cerdas yang mengenal Iran, bangsa Iran, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara kepada bangsa ini dalam bahasa yang mengancam."
Pesawat itu dapat dikerahkan ke pangkalan lain untuk kesiapan operasional dan untuk mendukung berbagai misi.
Misi-misi sebelumnya termasuk mengangkut kru FEMA dan bertindak sebagai pos komando selama Badai Opal pada tahun 1995.
Pesawat jenis itu juga dilaporkan digunakan sebagai tempat berlindung yang aman bagi Presiden George W Bush setelah serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11.
Namun, pesawat itu tidak selalu digunakan sebagai "armada kiamat". Menteri Pertahanan AS kadang-kadang akan bepergian ke luar negeri juga dengan E-4B.
Meskipun tujuan misi hari Selasa tidak diketahui, itu terjadi hanya beberapa jam sebelum Khamenei mengatakan: "Iran akan berdiri teguh melawan perang yang dipaksakan, sama seperti ia akan berdiri teguh melawan perdamaian yang dipaksakan."
"Bangsa ini tidak akan menyerah kepada siapa pun dalam menghadapi pemaksaan," katanya dalam komentar pertamanya yang disiarkan televisi sejak Israel melancarkan serangan mendadak pada hari Jumat.
Khamenei juga menyinggung pernyataan Trump baru-baru ini, dengan mengatakan, "Orang-orang cerdas yang mengenal Iran, bangsa Iran, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara kepada bangsa ini dalam bahasa yang mengancam."
Lihat Juga :