Rusia Punya Rencana Perang Jangka Panjang dengan Eropa

Rabu, 18 Juni 2025 - 20:45 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran meningkat di Eropa bahwa Rusia dapat mencoba menguji jaminan keamanan Pasal 5 NATO — janji bahwa serangan terhadap salah satu sekutu akan ditanggapi dengan respons kolektif dari semua 32 anggota.

Dengan pemerintahan Trump yang mengalihkan perhatiannya ke tantangan keamanan di Timur Tengah, Eropa berada di bawah tekanan yang meningkat untuk membela diri sendiri dalam masalah pertahanan dan mendukung Ukraina tanpa bantuan AS.
"Kita harus berbuat lebih banyak untuk Ukraina, untuk keamanan kita sendiri juga," kata Kallas kepada anggota parlemen UE.

"Mengutip teman saya, Mark Rutte, jika kita tidak membantu Ukraina lebih jauh, kita semua harus mulai belajar bahasa Rusia. Semakin kuat Ukraina di medan perang saat ini, semakin kuat mereka di meja perundingan, ketika Rusia akhirnya siap untuk berbicara," tambahnya.

Rusia telah mengintensifkan kampanye udaranya di Ukraina dan meningkatkan serangan darat di sepanjang garis depan sepanjang lebih dari 1.000 kilometer. Dua putaran perundingan perdamaian langsung antara Moskow dan Kyiv gagal membuat kemajuan dalam mengakhiri perang, yang kini memasuki tahun keempat.

Minggu lalu, kepala dinas intelijen luar negeri Jerman (BND), Bruno Kahl, memperingatkan agar tidak meremehkan niat Rusia terhadap Barat dan NATO.

"Kami sangat yakin, dan kami memiliki bukti intelijen untuk ini, bahwa Ukraina hanyalah satu langkah di jalan menuju Barat," kata Kahl kepada podcast Table Today.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Situasi Timur Tengah...
Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran
Rekomendasi
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Ternyata Tak Tercatat di LHKPN
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
Berita Terkini
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved