3 Negara yang Membantu Israel Merudal Iran, Semuanya Sekutu Utama Zionis

Selasa, 17 Juni 2025 - 03:10 WIB
loading...
3 Negara yang Membantu...
AS mengirimkan kapal induk membantu Israel. Foto/X/@CavasShips
A A A
TEL AVIV - Israel tak sendiri dalam melancarkan operasi militer ke Iran. Tel Aviv dibantu oleh sekutu militer, termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. Itu yang memicu konflik Israel dan Palestina diprediksi akan meluas.

Iran sudah memperingatkan Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis bahwa pangkalan dan kapal mereka di wilayah tersebut akan menjadi sasaran jika mereka membantu menghentikan serangan Teheran terhadap Israel, demikian dilaporkan media pemerintah Iran.

Iran telah menembakkan rentetan rudal dan pesawat nirawak ke Israel sejak Jumat lalu, ketika Israel melancarkan kampanye serangan mendadak terhadap situs nuklir dan militer Iran, dengan alasan kebutuhan eksistensial untuk mencegah Republik Islam memperoleh senjata nuklir.

Sebagian besar rudal dan pesawat nirawak Iran telah dicegat oleh pertahanan udara Israel, meskipun beberapa berhasil lolos, menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai ratusan orang saat menghantam daerah perkotaan.

3 Negara yang Membantu Israel Merudal Iran, Semuanya Sekutu Utama Zionis

1. Prancis

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan pada Jumat lalu bahwa Prancis akan membela Israel jika diserang oleh Iran. Jika Iran menyerang Israel sebagai balasan, Prancis, dengan mempertimbangkan "asetnya," dan jika dalam posisi untuk melakukannya, akan berpartisipasi dalam operasi untuk "melindungi dan membela Israel," kata Macron dalam jumpa pers.

"Saya telah menyatakan kesiapan kami dalam hal ini," kata Macron, seraya menambahkan bahwa Prancis tidak berniat berpartisipasi dalam operasi ofensif apa pun, dilansir Anadolu.

Prancis tidak akan berpartisipasi dalam "operasi ofensif," katanya, menganjurkan "jalur diplomatik" sebagai tanggapan atas ketegangan yang baru-baru ini meningkat antara kedua negara setelah serangan Israel terhadap Iran.

"Menghadapi risiko besar destabilisasi bagi seluruh kawasan, Prancis sekarang menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri semaksimal mungkin guna menghindari eskalasi. Masalah program nuklir Iran adalah masalah serius, masalah eksistensial. Masalah ini sekarang harus diselesaikan melalui negosiasi," kata Macron.

Ia juga menyuarakan "penyesalannya" atas fakta bahwa Iran tidak menanggapi dengan serius usulan AS yang mengizinkan pengayaan uranium tingkat rendah yang terbatas.

"Saya katakan dengan sangat jelas: risiko Iran mengembangkan senjata nuklir mengancam kawasan, Eropa, dan secara lebih luas, stabilitas kolektif. Kita tidak dapat hidup di dunia di mana Iran memiliki bom atom, karena itu adalah ancaman eksistensial dan ancaman terhadap keamanan kita," imbuhnya.

Macron selanjutnya menegaskan bahwa ia tidak berpartisipasi dalam operasi baru-baru ini atau perencanaannya.

"Kami memutuskan untuk memperkuat operasi Sentinelle kami untuk mengatasi semua potensi ancaman di wilayah nasional. Beberapa langkah juga diambil untuk menjamin keselamatan warga negara kami, pasukan kami, dan kedutaan kami di kawasan tersebut," Macron juga mengumumkan setelah pertemuan Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional yang diadakan pada hari Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Meksiko vs Korea Selatan...
Meksiko vs Korea Selatan Buntu di Babak Pertama
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved