Iran Punya Bukti AS Ikut Bantu Agresi Israel, Apa Langkah Selanjutnya?

Minggu, 15 Juni 2025 - 20:05 WIB
loading...
A A A
4. Rakyat Iran Rayakan Kemenangan
Untuk pertama kalinya dalam hampir empat dekade, televisi pemerintah Iran pada hari Sabtu menyiarkan pawai kemenangan. Pawai tersebut terakhir kali terdengar pada tahun 1980-an selama invasi Iran selama delapan tahun oleh negara tetangga Irak, yang didukung dan dipersenjatai oleh negara-negara besar.

Mehdi Chamran, ketua Dewan Kota Teheran, mengatakan ibu kota akan segera dipaksa menggunakan tempat perlindungan yang sama yang digunakan selama perang itu, serta stasiun metro dan beberapa tempat parkir mobil, karena tidak ada tempat perlindungan khusus baru yang dibangun.

Juru bicara pemerintah Fatemeh Mohajerani mengatakan pada hari Minggu bahwa semua penerbangan dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut dan mencoba meyakinkan orang-orang bahwa langkah-langkah sedang dilakukan untuk memastikan negara dapat menyediakan kebutuhan dasar, termasuk bahan bakar, jika terjadi konflik yang berkepanjangan.

Kamar Dagang Teheran mengumumkan bahwa semua asosiasi bisnis, pasar besar, dan mal dibuka di ibu kota, tetapi pekerja pemerintah diminta untuk bekerja dari jarak jauh setidaknya hingga hari Rabu, sebagai indikasi bahwa Teheran diperkirakan akan dilanda lagi.

Bursa Efek Teheran juga ditutup pada hari Minggu, dan direkturnya mengatakan keputusan untuk tetap menutup atau membukanya pada hari Senin akan diambil pada hari itu, dengan mempertimbangkan perkembangan pada Minggu malam.

Mata uang Iran, rial, telah jatuh tajam sejak dimulainya konflik terakhir, setelah terdepresiasi dari sekitar 840.000 terhadap dolar AS sebelum serangan Israel menjadi sekitar 955.000 pada hari Minggu.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved