Mesir Halangi Ribuan Aktivis yang Gelar Pawai ke Gaza

Minggu, 15 Juni 2025 - 23:55 WIB
loading...
Mesir Halangi Ribuan...
Mesir halangi ribuan aktivis yang gelar pawai ke Gaza. Foto/X/@Malcolm_Pal9
A A A
KAIRO - Mesir memblokir ribuan aktivis yang berencana untuk mengambil bagian dalam pawai ke Gaza. Itu sebagai upaya menghentikan ribuan aktivis untuk mencapai perbatasan dan menantang blokade Israel atas bantuan kemanusiaan ke daerah kantong itu sebelum pawai dapat dimulai.

Bahkan, otoritas dan aktivis Mesir mengatakan bahwa puluhan orang yang berencana untuk berbaris melintasi Semenanjung Sinai dideportasi, tetapi penyelenggara mengatakan mereka tidak berencana untuk membatalkan acara tersebut.

Untuk menarik perhatian pada krisis kemanusiaan yang menimpa warga Gaza, para demonstran telah berbulan-bulan merencanakan untuk berjalan kaki sekitar 50 kilometer dari kota Arish ke perbatasan Mesir dengan Gaza pada hari Minggu untuk "menciptakan tekanan moral dan media internasional" agar membuka penyeberangan di Rafah dan mencabut blokade yang telah mencegah masuknya bantuan.

Mereka mengatakan telah mencoba berkoordinasi dengan kedutaan besar Mesir di berbagai negara asal para peserta, tetapi pihak berwenang mengatakan mereka belum memperoleh izin untuk pawai tersebut.

Pihak berwenang mendeportasi lebih dari 30 aktivis, yang sebagian besar membawa paspor Eropa, saat mereka tiba di Bandara Internasional Kairo dalam dua hari terakhir, kata seorang pejabat Mesir, dilansir Euro News.

Pejabat itu mengatakan para aktivis bermaksud untuk melakukan perjalanan ke Sinai Utara "tanpa memperoleh otorisasi yang diperlukan."

Kebuntuan tersebut telah memberi tekanan pada negara asal para aktivis, yang khawatir melihat warga negara mereka ditahan.

Seorang pejabat diplomatik Prancis mengatakan Prancis "berhubungan erat" dengan otoritas Mesir tentang warga negara Prancis yang ditolak masuk ke Mesir atau ditahan untuk memastikan "perlindungan konsuler."

Para peserta berisiko ditangkap karena melakukan demonstrasi tanpa izin di wilayah sensitif seperti Semenanjung Sinai, pejabat tersebut menambahkan.

Pejabat tersebut berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk berbicara di depan umum tentang masalah diplomatik yang sensitif.

Mesir secara terbuka mengecam pembatasan bantuan yang masuk ke Gaza dan berulang kali menyerukan diakhirinya perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Menlu Sugiono Bertemu...
Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan Dukungan Kemerdekaan dan Rekonstruksi Gaza
Perang Meluas! Militer...
Perang Meluas! Militer Ukraina Serang 2 Kapal Iran di Laut Kaspia, 1 Orang Tewas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Jaksa Agung Minta Maaf...
Jaksa Agung Minta Maaf ke Publik, Sebut Kasus Eks Jampidus Jadi Momentum Berbenah
Mensos Gus Ipul Gandeng...
Mensos Gus Ipul Gandeng ICW Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Berita Terkini
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved