Iran Kibarkan Bendera Merah Tabuh Perang di Atas Masjid di Kota Qom

Jum'at, 13 Juni 2025 - 19:30 WIB
loading...
Iran Kibarkan Bendera...
Iran mengibarkan bendera merah sebagai simbol balas dendam setelah serangan Israel. Foto/tasnim
A A A
TEHERAN - Kantor berita Iran, Fars, mengunggah video yang memperlihatkan bendera merah berkibar di atas masjid di kota Qom, Iran. Bendera itu dikibarkan setelah serangan Israel yang banyak membunuh para petinggi Iran.

“Bendera merah balas dendam berkibar di atas masjid suci Jamkaran,” ungkap kantor berita tersebut.

Bendera merah tersebut sering kali dikibarkan di atas masjid selama bulan Muharram, saat umat Islam Syiah memperingati Hussein bin Ali, keturunan Nabi Muhammad. Jarang sekali bendera dikibarkan di luar bulan ini.



Bendera tersebut bertuliskan frasa bahasa Arab, “Ya la-Tharat al-Hussein,” yang dapat diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai, “Hai para penuntut balas Hussein.”

Sebagai cucu Muhammad, Hussein adalah salah satu tokoh paling suci dalam Islam Syiah, di mana ia adalah perwujudan keadilan. Ia dibunuh pada tahun 680 dalam pertempuran Karbala, di Irak saat ini, oleh pasukan Yazid.

Pertempuran ini dan kesyahidan Hussein merupakan unsur-unsur dasar Islam Syiah, dan menandai perpecahan definitif dengan Islam Sunni.

Israel melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran pada Jumat pagi, dalam operasi yang diberi nama “Rising Lion”, yang bertujuan “melenyapkan ancaman nuklir Iran”.

Keadaan darurat diumumkan di seluruh Israel, dengan komando garis depan menangguhkan semua kegiatan.

Bandara Ben Gurion dievakuasi, semua penerbangan dibatalkan, dan wilayah udara ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Media pemerintah Iran melaporkan serangan udara Israel menewaskan Mayor Jenderal Hossein Salami, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, bersama dengan ilmuwan nuklir senior Fereydoon Abbasi dan Mohammad Mahdi Tehranchi.

Yang juga tewas adalah Gholam Ali Rashid, kepala markas pusat militer Iran, dan Abdolhamid Minuchehr, kepala Fakultas Teknik Nuklir di Universitas Beheshti.

Menurut Radio Angkatan Darat Israel, seorang pejabat keamanan Israel mengatakan serangan pembuka menargetkan sistem pertahanan udara, lokasi rudal permukaan-ke-permukaan, dan melibatkan pembunuhan pejabat tinggi Iran dan ilmuwan nuklir terkemuka.

Reuters melaporkan kemungkinan seluruh Staf Umum Iran terbunuh cukup tinggi.

Ledakan terdengar di seluruh Iran, termasuk ibu kota Teheran. Kantor berita Iran mengonfirmasi kematian dan cedera di beberapa daerah akibat serangan Israel.

Militer Israel mengatakan mereka menyerang puluhan target Iran, termasuk markas militer, fasilitas, dan lokasi nuklir.

Pernyataan dari militer Israel berbunyi, "Berdasarkan arahan politik, kami meluncurkan serangan pendahuluan, tepat, dan terpadu berdasarkan intelijen berkualitas, untuk menyerang program nuklir Iran dan sebagai tanggapan atas agresi berkelanjutan rezim tersebut terhadap Negara Israel."

Baca juga: Yordania Bantu Israel: Tembak Drone dan Rudal Iran yang Menuju Negara Zionis
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Tobat Jatuh Cinta Jadi...
Tobat Jatuh Cinta Jadi Sinetron Komedi Komunal Terbaru RCTI, Ini Cerita di Balik Produksinya
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved