Israel Bombardir Iran, Bagaimana Teheran Membalas? Ini Analisisnya
Jum'at, 13 Juni 2025 - 10:04 WIB
loading...
A
A
A
2. Serangan Rudal Balistik dan Pesawat Nirawak
Iran telah menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak dalam serangan terhadap Israel di masa lalu. Iran menggunakan ratusan pesawat nirawak dan rudal dalam serangan pada tahun 2024.
Rudal tersebut memiliki kemampuan untuk mencapai Israel dan telah menjadi lebih tepat sasaran selama bertahun-tahun. Iran telah berupaya untuk memperluas jangkauan dan kemampuan rudal ini.
Iran juga telah meningkatkan kemampuan pesawat nirawak jarak jauhnya. Pesawat nirawak ini disebut pesawat nirawak kamikaze. Pesawat nirawak ini membawa hulu ledak dan dapat diprogram sebelumnya dengan lintasan terbang yang panjang.
Pesawat nirawak ini juga relatif presisi. Iran telah mengekspor pesawat nirawak Shahed 136 ke Rusia untuk digunakan dalam serangan terhadap Ukraina. Hal ini memungkinkan Iran untuk bekerja sama dengan negara-negara asing guna meningkatkan kemampuan pesawat nirawak tersebut.
Iran memiliki sejumlah besar rudal dengan berbagai jenis. Rudal ini termasuk yang berbahan bakar padat dan cair. Beberapa di antaranya dapat dikerahkan dengan cepat, yang lainnya memerlukan waktu.
Rudal tersebut juga dapat digunakan secara rahasia, dengan menempatkannya dalam kontainer pengiriman atau metode lain untuk menyembunyikannya sebelum digunakan. Iran dapat memindahkan sistem ini ke Irak, menggunakan proksinya, untuk menargetkan Israel. Iran telah terputus dari Suriah karena rezim Bashar al-Assad, yang mencegahnya memindahkan rudal ke Suriah.
3. Serangan Angkatan Laut dan Asimetris Iran
Iran memiliki Angkatan Laut konvensional serta Angkatan Laut IRGC. Angkatan Laut IRGC terdiri dari kapal-kapal yang lebih kecil dan kapal cepat yang tidak memiliki jangkauan jauh.
Dalam beberapa kasus, mereka dapat dikerahkan dari kapal perang yang diubah menjadi "kapal induk" yang dapat beroperasi pada jarak yang lebih jauh.
Angkatan Laut konvensional Iran memiliki sejumlah kapal, namun secara umum Angkatan Laut-nya tidak terlalu besar. Iran memiliki praktik menempatkan pesawat nirawak, rudal, dan sistem lain di kapalnya.
Iran juga dapat menggunakan kapal di masa lalu untuk melakukan serangan terhadap pengiriman, seperti menambang kapal atau menggunakan pesawat nirawak untuk menargetkan kapal komersial.
Iran dapat memutuskan untuk menggunakan Angkatan Laut-nya untuk menyerang kapal di Teluk Persia atau Teluk Oman, atau menyerang kapal menggunakan pesawat nirawak. Iran juga dapat mendorong Houthi di Yaman untuk melakukan serangan serupa.
Iran dan Houthi telah melakukan ini di masa lalu. Fakta bahwa sejumlah besar pengiriman dunia melewati dekat Teluk, dan bahwa perdagangan minyak dan energi terletak di dekat Iran, memberi Teheran banyak sasaran empuk.
Iran dapat menargetkan kapal yang diklaimnya terkait dengan Israel atau menciptakan krisis pengiriman untuk mencoba membuat negara-negara menekan Israel.
Lihat Juga :