Israel Gempur Iran, Habisi Panglima Tertinggi IRGC Jenderal Hossein Salami
Jum'at, 13 Juni 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
"Operasi ini akan terus berlanjut selama diperlukan untuk menghilangkan ancaman ini selama beberapa dekade, para tiran Teheran telah dengan berani secara terbuka menyerukan penghancuran Israel. Mereka mendukung retorika genosida mereka dengan program untuk mengembangkan senjata nuklir," paparnya.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa alasan serangan itu adalah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. "Senjata pemusnah massal di tangan rezim Iran merupakan ancaman eksistensial bagi Negara Israel dan dunia yang lebih luas," kata militer Zionis dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Perang Pecah, Israel Bombardir Rumah Pejabat Militer dan Politik Iran
Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir telah mengonfirmasi serangan terhadap Iran.
“Kami melancarkan serangan karena waktunya telah tiba—kami telah mencapai titik yang tidak bisa kembali. Kami tidak bisa menunggu waktu yang ‘lebih baik’ untuk bertindak. Kami tidak punya pilihan. Sejarah, baik yang jauh maupun yang baru, telah mengajarkan kepada kita bahwa ketika dihadapkan dengan aspirasi untuk menghancurkan kita, kita tidak boleh menundukkan kepala. Itulah sebabnya kita berjuang untuk mempertahankan keberadaan kita. Kebebasan adalah milik mereka yang bersedia memperjuangkannya," katanya.
“Saya mengeluarkan peringatan ini: siapa pun yang mencoba menantang kita akan membayar harga yang mahal. Kita memasuki kampanye ini bersama-sama, bersatu di sekitar satu tujuan—untuk mengamankan masa depan yang lebih aman bagi Negara Israel dan warganya. Dengan keyakinan, persatuan, dan upaya bersama, kita akan menang," paparnya.
Fars News yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melaporkan bahwa beberapa unit hunian di Shahrak-e Mahallati di Teheran timur telah menjadi sasaran serangan udara Israel. Distrik tersebut diketahui menampung para pejabat militer senior Iran dan keluarga mereka.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa alasan serangan itu adalah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. "Senjata pemusnah massal di tangan rezim Iran merupakan ancaman eksistensial bagi Negara Israel dan dunia yang lebih luas," kata militer Zionis dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Perang Pecah, Israel Bombardir Rumah Pejabat Militer dan Politik Iran
Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir telah mengonfirmasi serangan terhadap Iran.
“Kami melancarkan serangan karena waktunya telah tiba—kami telah mencapai titik yang tidak bisa kembali. Kami tidak bisa menunggu waktu yang ‘lebih baik’ untuk bertindak. Kami tidak punya pilihan. Sejarah, baik yang jauh maupun yang baru, telah mengajarkan kepada kita bahwa ketika dihadapkan dengan aspirasi untuk menghancurkan kita, kita tidak boleh menundukkan kepala. Itulah sebabnya kita berjuang untuk mempertahankan keberadaan kita. Kebebasan adalah milik mereka yang bersedia memperjuangkannya," katanya.
“Saya mengeluarkan peringatan ini: siapa pun yang mencoba menantang kita akan membayar harga yang mahal. Kita memasuki kampanye ini bersama-sama, bersatu di sekitar satu tujuan—untuk mengamankan masa depan yang lebih aman bagi Negara Israel dan warganya. Dengan keyakinan, persatuan, dan upaya bersama, kita akan menang," paparnya.
Fars News yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melaporkan bahwa beberapa unit hunian di Shahrak-e Mahallati di Teheran timur telah menjadi sasaran serangan udara Israel. Distrik tersebut diketahui menampung para pejabat militer senior Iran dan keluarga mereka.
Lihat Juga :