Siapa yang Ingin AS Menangkan dalam Perang Rusia-Ukraina? Ini Jawaban Bos Pentagon

Kamis, 12 Juni 2025 - 10:56 WIB
loading...
A A A
Pengakuan Hegseth bahwa Rusia-lah yang memulai perang muncul setelah berminggu-minggu frustrasi di pihak Presiden Donald Trump karena kegagalannya menjadi penengah segala bentuk gencatan senjata atau perjanjian damai dalam konflik tersebut, yang pernah dia klaim dapat dia selesaikan dalam 24 jam—dan bahkan sebelum menjabat.

Namun, Hegseth—pembawa acara Fox News akhir pekan yang menjadi bos Pentagon—menolak untuk menyatakan apakah telah ada pengembalian investasi yang solid untuk bantuan militer senilai miliaran dolar yang diberikan kepada Ukraina, yang telah digunakan oleh pasukan Kyiv untuk menimbulkan kerusakan signifikan pada militer Rusia.

Hegseth malah membanggakan keputusan Trump untuk menyediakan rudal antitank Javelin ke Ukraina selama masa jabatan pertamanya dan menganggap senjata-senjata itu telah menghambat kemajuan Moskow selama bagian awal invasi pada tahun 2022.

Dia mengeklaim bahwa perdamaian yang dinegosiasikan—bahkan yang menguntungkan Rusia—akan “membuat Amerika tampak kuat” dan membuat AS “tampak seperti kita memahami keadaan dunia dan ke mana kita ingin fokus.”

“Bahkan jika kita memahami bahwa Rusia adalah agresor dan kita memuji upaya Ukraina, ada saatnya Anda harus mengakui apa yang ada di medan perang dan bahwa hasil yang lebih baik adalah perdamaian yang dinegosiasikan untuk menghentikan pembunuhan dan pembantaian,” katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved