4 Alasan Jerman Jadi Musuh Utama Baru bagi Rusia
Selasa, 10 Juni 2025 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
“Selama ini, ada kepercayaan luas di Jerman bahwa perang bukanlah skenario yang perlu kita persiapkan. Namun, itu telah berubah. Kami khawatir tentang risiko perang agresi besar di Eropa,” katanya kepada kantor berita Süddeutsche Zeitung.
Tiesler menyerukan upaya nasional untuk menentukan dan mengubah terowongan, stasiun metro, garasi bawah tanah, tempat parkir mobil, dan ruang bawah tanah gedung publik menjadi tempat perlindungan untuk “dengan cepat menciptakan ruang bagi 1 juta orang”. Ia mengatakan lembaganya akan menyajikan rencana komprehensif akhir musim panas ini.
Ia menambahkan bahwa negara itu sedang berpacu dengan waktu, dan mengandalkan pembangunan fasilitas bunker baru tidaklah cukup. Tempat perlindungan seperti itu akan membutuhkan waktu lama untuk direncanakan dan dibangun serta sangat mahal, kata Tiesler. Akibatnya, struktur yang ada perlu segera dipertimbangkan dengan saksama.
Invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina telah menimbulkan kekhawatiran di negara-negara lain, terutama di negara-negara Baltik tetapi juga di Polandia dan Jerman, bahwa Moskow dapat membuka front baru di Eropa.
Tiesler menyerukan upaya nasional untuk menentukan dan mengubah terowongan, stasiun metro, garasi bawah tanah, tempat parkir mobil, dan ruang bawah tanah gedung publik menjadi tempat perlindungan untuk “dengan cepat menciptakan ruang bagi 1 juta orang”. Ia mengatakan lembaganya akan menyajikan rencana komprehensif akhir musim panas ini.
Ia menambahkan bahwa negara itu sedang berpacu dengan waktu, dan mengandalkan pembangunan fasilitas bunker baru tidaklah cukup. Tempat perlindungan seperti itu akan membutuhkan waktu lama untuk direncanakan dan dibangun serta sangat mahal, kata Tiesler. Akibatnya, struktur yang ada perlu segera dipertimbangkan dengan saksama.
Invasi Rusia yang sedang berlangsung ke Ukraina telah menimbulkan kekhawatiran di negara-negara lain, terutama di negara-negara Baltik tetapi juga di Polandia dan Jerman, bahwa Moskow dapat membuka front baru di Eropa.
(ahm)
Lihat Juga :