Los Angeles Dilanda Kerusuhan: Mobil-mobil Dibakar, Ribuan Demonstran Hadapi Tentara Garda Nasional

Senin, 09 Juni 2025 - 11:09 WIB
loading...
A A A
"Jika pejabat tetap menghalangi hukum dan ketertiban, ya, mereka akan menghadapi tuntutan," kata Trump.

Newsom menelepon Trump pada Jumat malam dan mereka berbicara selama sekitar 40 menit, menurut kantor gubernur. Tidak jelas apakah mereka berbicara pada hari Sabtu atau Minggu.

Ada beberapa kebingungan seputar waktu pasti kedatangan Garda Nasional. Sesaat sebelum tengah malam waktu setempat, Trump mengucapkan selamat kepada Garda Nasional atas "pekerjaan yang dilakukan dengan baik."

Namun kurang dari satu jam kemudian, Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengatakan pasukan belum tiba di kota tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Asisten Menteri Keamanan Dalam Negeri Tricia McLaughlin menuduh politisi dan pengunjuk rasa California "membela penjahat imigran gelap yang kejam dengan mengorbankan keselamatan orang Amerika."

"Daripada melakukan kerusuhan, mereka seharusnya berterima kasih kepada petugas ICE [Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai] setiap hari yang bangun dan membuat masyarakat kita lebih aman," imbuh McLaughlin.

Pasukan tersebut termasuk anggota Tim Tempur Brigade Infanteri ke-79 Garda Nasional Angkatan Darat California, menurut sebuah unggahan media sosial dari Departemen Pertahanan.

Sebagai sinyal pendekatan agresif pemerintah, Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga mengancam akan mengerahkan Korps Marinir yang bertugas aktif "jika kekerasan terus berlanjut" di wilayah tersebut.

Sekitar 500 Marinir yang ditempatkan di Twentynine Palms, sekitar 125 mil (200 kilometer) di timur Los Angeles berada dalam status siap dikerahkan Minggu sore, menurut Komando Utara AS.

Senator Vermont Bernie Sanders mengatakan perintah Trump mencerminkan "seorang presiden yang membawa negara ini dengan cepat ke dalam otoritarianisme" dan "merampas kekuasaan Kongres Amerika Serikat."

Mantan Wakil Presiden Kamala Harris, yang tinggal di Los Angeles, mengatakan penangkapan imigrasi dan pengerahan Garda Nasional dirancang sebagai bagian dari "agenda kejam dan terencana untuk menyebarkan kepanikan dan perpecahan."

Dia mengatakan dirinya mendukung mereka yang berdiri untuk melindungi hak dan kebebasan rakyat yang paling mendasar.

Ketua DPR Mike Johnson, sekutu setia Trump, mendukung langkah presiden, memperkuat kritik Partai Republik terhadap Partai Demokrat California.

"Gavin Newsom telah menunjukkan ketidakmampuan atau keengganan untuk melakukan apa yang diperlukan, jadi presiden turun tangan," kata Johnson.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Inggris vs Norwegia:...
Inggris vs Norwegia: Cuaca Jadi Musuh Utama
Ketum DPP Rekat Indonesia...
Ketum DPP Rekat Indonesia Dukung Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat Korupsi
Berita Terkini
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved