Presiden Trump Perintahkan Pasukan Garda Nasional AS Bebaskan Los Angeles dari Kerusuhan
Senin, 09 Juni 2025 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Pejabat Keamanan Dalam Negeri menuduh politisi lokal gagal menegakkan keselamatan publik. "Daripada melakukan kerusuhan, mereka seharusnya berterima kasih kepada petugas ICE [Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai] setiap hari yang bangun dan membuat masyarakat kita lebih aman," kata Asisten Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) Tricia McLaughlin.
Para kritikus mengatakan langkah Trump mengabaikan norma konstitusional. Senator Bernie Sanders menggambarkan pengerahan pasukan Garda Nasional Federal sebagai seorang presiden yang membawa negara tersebut dengan cepat ke dalam otoritarianisme.
Sebaliknya, Ketua DPR Mike Johnson membela perintah Trump, menyalahkan pimpinan Partai Demokrat California atas kekacauan itu.
Meskipun pengerahan Garda Nasional sebelumnya di Los Angeles diprakarsai oleh pejabat negara bagian, ini menandai penolakan federal pertama sejak era hak-hak sipil tahun 1960-an.
Masih belum jelas berapa lama pasukan itu akan tetap berada di kota itu. Menteri Pertahanan Pete Hegseth memperingatkan bahwa Korps Marinir yang bertugas aktif dapat dikerahkan berikutnya jika kekerasan terus berlanjut.
"Sekitar 500 Marinir dari Batalyon ke-2, Marinir ke-7 di Twentynine Palms, California, dalam status siap dikerahkan jika mereka diperlukan untuk menambah dan mendukung upaya perlindungan properti federal dan personel Departemen Pertahanan AS," kata Komando Utara AS dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
Para kritikus mengatakan langkah Trump mengabaikan norma konstitusional. Senator Bernie Sanders menggambarkan pengerahan pasukan Garda Nasional Federal sebagai seorang presiden yang membawa negara tersebut dengan cepat ke dalam otoritarianisme.
Sebaliknya, Ketua DPR Mike Johnson membela perintah Trump, menyalahkan pimpinan Partai Demokrat California atas kekacauan itu.
Meskipun pengerahan Garda Nasional sebelumnya di Los Angeles diprakarsai oleh pejabat negara bagian, ini menandai penolakan federal pertama sejak era hak-hak sipil tahun 1960-an.
Masih belum jelas berapa lama pasukan itu akan tetap berada di kota itu. Menteri Pertahanan Pete Hegseth memperingatkan bahwa Korps Marinir yang bertugas aktif dapat dikerahkan berikutnya jika kekerasan terus berlanjut.
"Sekitar 500 Marinir dari Batalyon ke-2, Marinir ke-7 di Twentynine Palms, California, dalam status siap dikerahkan jika mereka diperlukan untuk menambah dan mendukung upaya perlindungan properti federal dan personel Departemen Pertahanan AS," kata Komando Utara AS dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu.
(mas)
Lihat Juga :