Presiden Trump Perintahkan Pasukan Garda Nasional AS Bebaskan Los Angeles dari Kerusuhan

Senin, 09 Juni 2025 - 09:23 WIB
loading...
Presiden Trump Perintahkan...
Presiden AS Donald Trump memerintahkan pejabat federal dan sekitar 2.000 tentara Garda Nasional untuk membebaskan Los Angeles dari kerusuhan. Foto/The New York Times
A A A
LOS ANGELES - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memerintahkan pejabat tinggi federal dan sekitar 2.000 tentara Garda Nasional untuk "membebaskan" Los Angeles dari kerusuhan. Dia menggambarkan kota di California itu sebagai kota yang diinvasi oleh imigran kriminal.

"Kota Amerika yang dulunya hebat, Los Angeles, telah diserbu dan diduduki oleh imigran gelap dan kriminal," tulis Trump di Truth Social.

"Sekarang gerombolan pemberontak yang brutal menyerbu dan menyerang agen federal kami untuk mencoba menghentikan operasi deportasi kami—Namun, kerusuhan yang melanggar hukum ini justru memperkuat tekad kami...Ketertiban akan dipulihkan, para imigran ilegal akan diusir, dan Los Angeles akan dibebaskan," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (9/6/2025).

Baca Juga: Los Angeles Rusuh, Presiden Donald Trump Kerahkan 2.000 Tentara Garda Nasional

Presiden Trump mengatakan bahwa dia menginstruksikan Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Jaksa Agung Pam Bondi untuk berkoordinasi dengan lembaga federal guna meredakan kerusuhan.

Komentar Trump menyusul bentrokan selama dua hari antara pengunjuk rasa dan agen imigrasi federal, yang mendorong Trump untuk mengesahkan pengerahan 2.000 pasukan Garda Nasional.

Ketegangan memuncak pada Minggu sore saat ratusan pengunjuk rasa berkumpul di luar Pusat Penahanan Metropolitan di pusat kota Los Angeles. Rekaman video menunjukkan pasukan Garda Nasional berhadapan dengan pengunjuk rasa di balik perisai antihuru-hara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
Hindari Tarif Trump,...
Hindari Tarif Trump, Apple Terbangkan 1,5 Juta iPhone dari India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved