Rusia Ingin Caplok Setengah Wilayah Ukraina pada 2026, Apa Sebenarnya Maunya Putin?
Minggu, 08 Juni 2025 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Di media sosial, kaum nasionalis Rusia sering mengeklaim bahwa mencapai Sungai Dnipro adalah tujuan akhir perang ini.
Bagi orang luar, mungkin tampak seolah-olah mencapai tepi timur Sungai Dnipro lebih penting dalam benak orang Rusia daripada mencapai Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Itu juga memicu pertanyaan tentang apa pentingnya Sungai Dnipro bagi visi "Novorossiya" atau "Rusia Baru", sebuah konsep historis tentang wilayah yang didominasi Rusia di Ukraina selatan dan timur.
Menurut laporan EurAsian Times, setidaknya ada limatujuan yang ingin dicapai Rusia dalam perangnya yang berlarut-larut di Ukraina.
Pertama, ingin menciptakan pertahanan alami. Salah satu rasa tidak aman yang dialami Rusia berasal dari fakta bahwa Rusia memiliki ribuan mil perbatasan darat; namun, tidak ada fitur geografis yang berfungsi sebagai pertahanan alami. Tidak ada sungai, gunung, hutan, atau gurun di perbatasannya dengan negara-negara Eropa Timur.
Sebagian besar perbatasan Rusia di Timur adalah hamparan dataran yang luas, yang mudah diakses untuk invasi. Dengan mencapai tepi Sungai Dnipro, Rusia menginginkan sungai yang lebar dan perkasa ini bertindak sebagai penghalang pertahanan alami.
Rusia dapat membangun pos pertahanan di sepanjang tepi timur sungai, yang selanjutnya memperkuat pertahanannya.
Kedua, ingin mengamankan Crimea. Mengendalikan wilayah di sebelah timur Dnipro, khususnya wilayah seperti Zaporizhzhia dan Kherson, akan mengamankan koridor darat Rusia ke Crimea, wilayah yang dianeksasinya pada tahun 2014.
Koridor ini sangat penting untuk memasok air ke Crimea (melalui Terusan Crimea Utara) dan mempertahankan kendali ekonomi dan militer atas semenanjung tersebut.
Ketiga, ingin melemahkan ekonomi Ukraina. Dnipro merupakan pusat ekonomi Ukraina, mendukung transportasi, pertanian, dan energi (misalnya, bendungan hidroelektrik).
Dengan mengendalikan tepi timur sungai itu, Rusia akan mengganggu kemampuan Ukraina untuk mengarungi sungai, yang berdampak pada perdagangan dan keamanan.
Keempat, ingin menguasai jantung industri dan pertanian Ukraina. Ukraina timur, khususnya Donbas, kaya akan batu bara, baja, tambang Tanah Jarang, dan industri lain yang penting bagi ekonomi Ukraina dan Rusia. Mengendalikan sumber daya ini memperkuat daya ungkit ekonomi Rusia.
Kelima, ingin melemahkan klaim historis Ukraina. Sungai Dnipro merupakan pusat negara Kievan Rus (abad ke-9–13), negara abad pertengahan yang dianggap sebagai nenek moyang budaya dan politik Ukraina dan Rusia. Mengendalikan Sungai Dnipro akan melemahkan klaim ideologis Ukraina terhadap negara Kievan Rus.
Menurut laporan tersebut, dalam benak Putin, hal itu penting untuk melemahkan nasionalisme Ukraina dan menghilangkan asal usul ideologisnya.
Selain itu, Sungai Dnipro membelah Ukraina di bagian tengah, dengan bagian timur secara tradisional berada di bawah pengaruh Rusia yang lebih besar dan bagian barat berada di bawah pengaruh Eropa yang lebih besar. Dalam benak Putin, imbuh laporan itu, tanah hingga Sungai Dnipro adalah tanah Rusia yang bersejarah, bagian dari Russkiy Mir (Dunia Rusia).
Bagi orang luar, mungkin tampak seolah-olah mencapai tepi timur Sungai Dnipro lebih penting dalam benak orang Rusia daripada mencapai Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Itu juga memicu pertanyaan tentang apa pentingnya Sungai Dnipro bagi visi "Novorossiya" atau "Rusia Baru", sebuah konsep historis tentang wilayah yang didominasi Rusia di Ukraina selatan dan timur.
Menurut laporan EurAsian Times, setidaknya ada limatujuan yang ingin dicapai Rusia dalam perangnya yang berlarut-larut di Ukraina.
Pertama, ingin menciptakan pertahanan alami. Salah satu rasa tidak aman yang dialami Rusia berasal dari fakta bahwa Rusia memiliki ribuan mil perbatasan darat; namun, tidak ada fitur geografis yang berfungsi sebagai pertahanan alami. Tidak ada sungai, gunung, hutan, atau gurun di perbatasannya dengan negara-negara Eropa Timur.
Sebagian besar perbatasan Rusia di Timur adalah hamparan dataran yang luas, yang mudah diakses untuk invasi. Dengan mencapai tepi Sungai Dnipro, Rusia menginginkan sungai yang lebar dan perkasa ini bertindak sebagai penghalang pertahanan alami.
Rusia dapat membangun pos pertahanan di sepanjang tepi timur sungai, yang selanjutnya memperkuat pertahanannya.
Kedua, ingin mengamankan Crimea. Mengendalikan wilayah di sebelah timur Dnipro, khususnya wilayah seperti Zaporizhzhia dan Kherson, akan mengamankan koridor darat Rusia ke Crimea, wilayah yang dianeksasinya pada tahun 2014.
Koridor ini sangat penting untuk memasok air ke Crimea (melalui Terusan Crimea Utara) dan mempertahankan kendali ekonomi dan militer atas semenanjung tersebut.
Ketiga, ingin melemahkan ekonomi Ukraina. Dnipro merupakan pusat ekonomi Ukraina, mendukung transportasi, pertanian, dan energi (misalnya, bendungan hidroelektrik).
Dengan mengendalikan tepi timur sungai itu, Rusia akan mengganggu kemampuan Ukraina untuk mengarungi sungai, yang berdampak pada perdagangan dan keamanan.
Keempat, ingin menguasai jantung industri dan pertanian Ukraina. Ukraina timur, khususnya Donbas, kaya akan batu bara, baja, tambang Tanah Jarang, dan industri lain yang penting bagi ekonomi Ukraina dan Rusia. Mengendalikan sumber daya ini memperkuat daya ungkit ekonomi Rusia.
Kelima, ingin melemahkan klaim historis Ukraina. Sungai Dnipro merupakan pusat negara Kievan Rus (abad ke-9–13), negara abad pertengahan yang dianggap sebagai nenek moyang budaya dan politik Ukraina dan Rusia. Mengendalikan Sungai Dnipro akan melemahkan klaim ideologis Ukraina terhadap negara Kievan Rus.
Menurut laporan tersebut, dalam benak Putin, hal itu penting untuk melemahkan nasionalisme Ukraina dan menghilangkan asal usul ideologisnya.
Selain itu, Sungai Dnipro membelah Ukraina di bagian tengah, dengan bagian timur secara tradisional berada di bawah pengaruh Rusia yang lebih besar dan bagian barat berada di bawah pengaruh Eropa yang lebih besar. Dalam benak Putin, imbuh laporan itu, tanah hingga Sungai Dnipro adalah tanah Rusia yang bersejarah, bagian dari Russkiy Mir (Dunia Rusia).
Lihat Juga :