Siapa Madleen? Nelayan Perempuan Pertama di Gaza Inspirasi Kapal Solidaritas Dunia

Jum'at, 06 Juni 2025 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Yang paling populer adalah hidangan yang dibuat dengan ikan sarden Gaza yang ada di mana-mana.

Namun sekarang, ia tidak bisa lagi memancing dan Khader juga tidak bisa karena Israel menghancurkan kapal-kapal mereka dan seluruh ruang penyimpanan yang penuh dengan peralatan nelayan selama perang.

“Kami telah kehilangan segalanya, buah dari seumur hidup,” ungkap dia.

Namun kehilangannya bukan hanya tentang pendapatan. Ini tentang identitas, hubungannya yang mendalam dengan laut dan memancing.

Ini bahkan tentang kegembiraan sederhana memakan ikan, yang dulunya ia nikmati “10 kali seminggu”.

“Sekarang ikan terlalu mahal jika Anda bisa menemukannya. Hanya beberapa nelayan yang masih memiliki peralatan, dan mereka mempertaruhkan nyawa mereka hanya untuk menangkap sedikit,” ungkap dia.

“Semuanya telah berubah. Kami sekarang menginginkan ikan di tengah kelaparan yang sedang kami alami.”

Tidur di Lantai Kosong, Menggendong Bayi yang Baru Lahir


Setelah serangan udara di dekat rumah keluarga pada November 2023, pengungsian pertama keluarga Madleen adalah ke Khan Younis, mengikuti instruksi tentara Israel bahwa mereka akan lebih aman di sana.

Setelah mencari tempat berlindung, mereka berakhir di satu apartemen kecil dengan 40 kerabat pengungsi lainnya, dan kemudian Madleen mulai melahirkan.

“Itu adalah kelahiran yang sulit dan brutal. Tidak ada penghilang rasa sakit, tidak ada perawatan medis. Saya terpaksa meninggalkan rumah sakit tepat setelah melahirkan. Tidak ada tempat tidur yang tersedia karena banyaknya korban luka,” papar dia.

Ketika dia kembali ke tempat penampungan, keadaannya sama buruknya. “Kami tidak punya kasur atau bahkan selimut, baik saya maupun anak-anak,” ujar dia.

Dia menjelaskan, “Saya harus tidur di lantai dengan bayi saya yang baru lahir. Itu sangat melelahkan secara fisik.”

Dia kemudian harus mengurus empat anak di Gaza di mana susu formula bayi, popok, dan bahkan makanan paling dasar hampir tidak mungkin ditemukan.

Perang, katanya, telah mengubah pemahamannya tentang penderitaan dan kesulitan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved