Putin Bungkam Meski 41 Pesawat Rusia, Termasuk Bomber Nuklir, Diserang Ukraina

Selasa, 03 Juni 2025 - 08:41 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan Moskow akan bekerja keras untuk meyakinkan Amerika Serikat agar mengendalikan Ukraina guna mencegah kerusakan lebih lanjut pada sarana Rusia.

Sampai batas tertentu, pertanyaan yang lebih penting adalah bagaimana Amerika Serikat bereaksi, dan seberapa besar keinginannya untuk memihak Moskow dan membatasi Ukraina, imbuh Giles.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan pesawat nirawak Ukraina menargetkan pangkalan udara di Irkutsk dan Murmansk serta menyebabkan beberapa pesawat terbakar, tetapi mengeklaim bahwa pasukan Rusia menangkis semua serangan terhadap pangkalan di Ivanovo dan Ryazan.

Cédomir Nestorovic, wakil direktur akademis di Institut Geopolitik dan Bisnis ESSEC mengatakan kepada Newsweek bahwa dia tidak percaya Rusia akan memilih untuk meningkatkan eskalasi dan bahwa Moskow kemungkinan akan meremehkan signifikansi serangan tersebut agar tidak mengakui kemunduran.

Vuk Vuksanovic, pakar di LSE IDEAS, lembaga think tank The London School of Economics mengatakan kepada Newsweek bahwa Ukraina telah mencapai keberhasilan taktis terbesarnya sejak akhir 2022, yang secara diplomatis, berarti Moskow tidak memiliki insentif lagi untuk menyetujui gencatan senjata.

Sebaliknya, Rusia tidak akan menyerah pada tuntutan mengenai keanggotaan NATO Ukraina dan wilayah yang diklaim telah dianeksasinya, kata Vuksanovic.

Menurutnya, secara militer, pilihan Rusia adalah menghancurkan pasukan Ukraina dan menunggu hasil dari serangan musim panas Rusia yang diharapkan serta serangan rudal yang berkelanjutan terhadap infrastruktur Ukraina, infrastruktur militer dan sipil.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved