Demo Pro-Israel di Amerika Dilempari Bom Molotov, FBI Nyatakan Serangan Teroris

Senin, 02 Juni 2025 - 07:28 WIB
loading...
Demo Pro-Israel di Amerika...
Demonstrasi pro-Israel di Colorado, AS, dilempari bom molotov. Beberapa demonstran terluka, dan FBI menyatakannya sebagai serangan teroris. Foto/The Mirror
A A A
BOULDER - Demonstrasi pro-Israel yang digelar di Boulder, Colorado, Amerika Serikat (AS), pada hari Minggu waktu setempat berubah menjadi momen mengerikan. Musababnya, massa demonstran dilempari bom molotov oleh serang pria tak dikenal.

Demonstrasi itu diadakan untuk mendukung para sandera Israel yang ditawan kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza. Biro Investigasi Federal (FBI) menyatakan insiden itu sebagai serangan teroris.

Video yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan seorang pria bertelanjang dada membawa apa yang tampak seperti botol cairan yang mudah terbakar sambil meneriakkan slogan-slogan pro-Palestina. Dia kemudian terlihat tergeletak di tanah saat polisi bergerak untuk menahannya.

Baca Juga: Saat Antre Mendapatkan Tepung, 32 Warga Palestina Dibantai Israel

“Kami mengetahui dan menyelidiki sepenuhnya serangan teror yang ditargetkan di Boulder, Colorado. Agen kami dan penegak hukum setempat sudah berada di tempat kejadian, dan kami akan berbagi informasi terbaru saat informasi lebih lanjut tersedia,” kata Direktur FBI Kash Patel di X, Senin (2/6/2025).

Kepala Polisi Boulder Stephen Redfearn mengatakan petugas menanggapi laporan tentang seorang tersangka yang “membakar orang". Dia mengonfirmasi bahwa beberapa orang telah dirawat di rumah sakit, dengan cedera yang bervariasi dari yang sangat serius hingga yang lebih ringan.

Saksi mata di tempat kejadian mengatakan kepada CBS Colorado bahwa seorang tersangka menyerang pengunjuk rasa pro-Israel dengan bom molotov.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved