Ukraina Bombardir 5 Pangkalan Udara Rusia: Lebih dari 40 Pesawat Dihantam, Termasuk Bomber Nuklir
Senin, 02 Juni 2025 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan media Rusia, Russia Today, melaporkan tentara serta petugas sipil telah dikerahkan untuk mengatasi ancaman tersebut, dan sumber peluncuran pesawat nirawak musuh telah diblokir.
"Hari ini, rezim Kyiv melancarkan serangan teror dengan menggunakan pesawat nirawak FPV di lapangan udara di wilayah Murmansk, Irkutsk, Ivanovo, Ryazan, dan Amur. Semua serangan teror di lapangan udara militer di wilayah Ivanovo, Ryazan, dan Amur berhasil digagalkan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, baik dari kalangan prajurit maupun warga sipil. Beberapa dari mereka yang terlibat dalam serangan teror tersebut telah ditahan," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan kementerian itu mengakui beberapa pesawat militer terbakar akibat serangan drone tersebut. "Sebagai akibat dari peluncuran pesawat nirawak FPV dari wilayah yang dekat dengan lapangan udara militer di wilayah Murmansk dan Irkutsk, beberapa pesawat terbakar. Api berhasil dipadamkan," imbuh kementerian tersebut.
Gelombang serangan drone itu terjadi saat Rusia dan Ukraina dijadwalkan untuk memulai putaran kedua perundingan damai di Istanbul pada hari Senin. Delegasi Rusia yang dipimpin oleh ajudan Kremlin Vladimir Medynsky telah tiba di Turki.
Rusia telah mengusulkan putaran perundingan baru di Istanbul, sebuah usulan yang diterima oleh Kyiv. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa sebuah delegasi yang dipimpin oleh menterinya Rustem Umerov akan berada di Istanbul pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Rusia.
"Hari ini, rezim Kyiv melancarkan serangan teror dengan menggunakan pesawat nirawak FPV di lapangan udara di wilayah Murmansk, Irkutsk, Ivanovo, Ryazan, dan Amur. Semua serangan teror di lapangan udara militer di wilayah Ivanovo, Ryazan, dan Amur berhasil digagalkan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, baik dari kalangan prajurit maupun warga sipil. Beberapa dari mereka yang terlibat dalam serangan teror tersebut telah ditahan," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.
Pernyataan kementerian itu mengakui beberapa pesawat militer terbakar akibat serangan drone tersebut. "Sebagai akibat dari peluncuran pesawat nirawak FPV dari wilayah yang dekat dengan lapangan udara militer di wilayah Murmansk dan Irkutsk, beberapa pesawat terbakar. Api berhasil dipadamkan," imbuh kementerian tersebut.
Gelombang serangan drone itu terjadi saat Rusia dan Ukraina dijadwalkan untuk memulai putaran kedua perundingan damai di Istanbul pada hari Senin. Delegasi Rusia yang dipimpin oleh ajudan Kremlin Vladimir Medynsky telah tiba di Turki.
Rusia telah mengusulkan putaran perundingan baru di Istanbul, sebuah usulan yang diterima oleh Kyiv. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa sebuah delegasi yang dipimpin oleh menterinya Rustem Umerov akan berada di Istanbul pada hari Senin untuk melakukan pembicaraan dengan Rusia.
Lihat Juga :