Jerman Akui Mustahil Mengalahkan Rusia karena Memiliki Senjata Nuklir

Minggu, 01 Juni 2025 - 08:55 WIB
loading...
A A A
"Satu hal yang benar: kekalahan total dalam arti kapitulasi oleh Rusia yang bersenjata nuklir tidak dapat diharapkan," paparnya dia.

"Sita sekarang menjadi sedikit lebih jujur dalam hal ini," imbuh dia.

Kendati demikian, dia tetap menegaskan bahwa pasukan Kyiv telah "berhasil bertahan" melawan pasukan Moskow, meskipun militer Ukraina telah kehilangan wilayah di sepanjang garis depan selama beberapa bulan terakhir.

Menlu Wadephul menegaskan bahwa penting untuk membantu Kyiv mendapatkan posisi negosiasi yang kuat dalam perundingan damai dan mengeklaim bahwa Rusia mengancam Jerman karena Berlin berencana meningkatkan pengeluaran pertahanan.

Dia juga mengatakan bahwa hubungan antara Moskow dan Berlin tidak dapat lagi digambarkan sebagai "situasi perdamaian yang jelas".

Berlin telah mengambil posisi yang lebih keras terhadap Rusia di bawah kanselir baru, Friedrich Merz. Dalam beberapa minggu sejak menjabat, Merz telah mencabut pembatasan jangkauan serangan Ukraina dengan rudal yang dipasok Jerman dan mengisyaratkan kemungkinan menyediakan rudal Taurus kepada Kyiv, yang memiliki jangkauan 500 km dan dapat menjangkau Moskow.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved