Elon Musk Dituding Gunakan Narkoba Kelas Berat saat Dekat dengan Trump

Sabtu, 31 Mei 2025 - 08:04 WIB
loading...
Elon Musk Dituding Gunakan...
Elon Musk menggelar konferensi pers terakhir bersama Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih. Foto/cbs news
A A A
WASHINGTON - Miliarder Amerika Serikat (AS) Elon Musk dituding menggunakan narkoba kelas berat saat dia menjadi salah satu orang dekat Presiden Donald Trump. Laporan itu diungkap Forbes pada Jumat (30/5/2025).

“Elon Musk menggunakan sejumlah besar #narkoba—dan bepergian dengan kotak pil yang tampaknya berisi Adderall—tahun lalu saat ia meningkatkan sumbangannya kepada Presiden #DonaldTrump, menurut laporan baru yang muncul pada hari terakhir resminya di Gedung Putih,” ungkap laporan Forbes di akun Instagramnya.

Elon Musk dilaporkan menyela seorang reporter yang mulai bertanya tentang cerita New York Times yang menuduhnya menggunakan sejumlah besar narkoba dan bepergian dengan kotak pil yang tampaknya berisi Adderall tahun lalu saat ia meningkatkan sumbangannya kepada Presiden Donald Trump.

Sang miliarder itu pun menyerang surat kabar itu, tetapi berhenti sebelum membantah laporan tersebut.

Musk menghentikan reporter itu di tengah pertanyaan ketika ia mulai bertanya tentang cerita itu, dengan mengatakan, "Apakah itu publikasi yang sama yang mendapat Penghargaan Pulitzer karena pelaporan palsu tentang Russiagate?"

Pertanyaan reporter itu muncul selama konferensi pers bersama dengan Trump di Ruang Oval untuk menandai hari terakhirnya di Gedung Putih.

Pernyataan Musk soal Russiagate merujuk pada laporan surat kabar itu tentang campur tangan Rusia dalam gugatan hukum tahun 2016 dan gugatan pencemaran nama baik Trump terhadap Dewan Penghargaan Pulitzer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
Trump Menugaskan Elon...
Trump Menugaskan Elon Musk untuk Acak-acak Pentagon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved