Siapa Nama Samaran Putri Presiden China Selama Kuliah di Universitas Harvard?

Jum'at, 30 Mei 2025 - 15:45 WIB
loading...
Siapa Nama Samaran Putri...
Putri tunggal Presiden China Xi Jinping, Xi Mingze, menggunakan nama samaran selama kuliah di Universitas Harvard. Foto/One India
A A A
JAKARTA - Ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melarang Universitas Harvard menerima mahasiswa asing, khususnya dari China, sosok putri tunggal Presiden China Xi Jinping; Xi Mingze, kembali menjadi pemberitaan media internasional. Musababnya, Xi Mingze pernah kuliah di kampus elite itu dengan nama samaran.

Xi Mingze kuliah di Universitas Harvard sejak 2010 dan lulus tahun 2014 dengan gelar Bachelor of Arts (BA) di bidang psikologi. Meski telah lama lulus, para pendukung Trump meyakini perempuan misterius itu masih tinggal di AS.

Xi Mingze, yang lahir di Fuzhou, Fujian, China, pada 25 Juni 1992, memiliki nama panggilan Xiao Muzi.

Baca Juga: Profil Xi Mingze: Jejak Senyap Putri Tunggal Presiden China dari Harvard hingga Balik Tembok Kekuasaan

Selama masa studinya di Harvard, dia menggunakan nama samaran untuk menjaga privasinya dan menghindari perhatian publik. Identitas aslinya hanya diketahui oleh segelintir individu di kampus.

Privasi Xi Mingze dijaga ketat oleh pemerintah China. Pada tahun 2019, seorang pria bernama Niu Tengyu dihukum 14 tahun penjara karena membocorkan informasi pribadi dan foto-foto Xi Mingze secara online. Kejadian ini menyoroti betapa seriusnya pemerintah China dalam melindungi privasi keluarga pemimpinnya.

Siapa Nama Samaran Xi Mingze Selama Kuliah di Harvard?


Mail on Sunday, media yang berbasis di Inggris, pernah melacak beberapa orang yang mengenal Xi Mingze. Informasi yang diperoleh jurnalis media tersebut tidak banyak—selain Xi Mingze merupakan seorang kutu buku, sangat pendiam, dilindungi oleh pengawal, dan menjauhi gaya hidup berpesta.

The Telegraph, Business Insider, dan The Epoch Times, juga menyebut Xi Mingze menggunakan nama samaran selama kuliah di Harvard untuk menjaga privasi dan keamanannya. Anehnya, tidak ada satu pun laporan yang menyebut secara spesifik nama alias atau nama palsu yang digunakannya.

Universitas Harvard juga tidak memberikan pernyataan publik mengenai kehadirannya, karena kebijakan privasi mahasiswa.

Menurut laporan Business Insider pada November 2012, Xi Mingze pernah menghadiri sebuah diskusi tentang pergolakan politik yang mengguncang Partai Komunis China, di mana dia mendengarkan "dengan penuh perhatian" dari barisan teratas ruang kuliah.

Meskipun artikel tersebut tidak berisi banyak hal yang mengejutkan, hal itu tidak menghentikan foto artikel tersebut muncul di jejaring sosial China; Weibo, tak lama setelah dipublikasikan, dan segera dibagikan secara luas oleh netizen China.

Karena itu adalah gambar dan bukan teks, unggahan tersebut berhasil menghindari sensor China untuk sementara waktu. Namun, tak lama kemudian, gambar tersebut telah dihapus dari Weibo, menurut layanan pemantauan JMSC Universitas Hong Kong, Weiboscope.

Kaum elite China tidak diragukan lagi ingin menghindari pertanyaan tentang bagaimana tepatnya Xi Jinping mampu membiayai biaya pendidikan putrinya. Secara resmi, gajinya kurang dari USD13.000 setahun, dan lingkaran Xi Jinping sebelumnya sangat berhati-hati tentang laporan tentang kekayaan keluarganya yang sebenarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved