Israel dan Hamas Dilaporkan Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza
Jum'at, 30 Mei 2025 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya serangan Israel terhadap Gaza dalam beberapa hari terakhir, termasuk gelombang serangan udara baru dan serangan darat besar-besaran dengan nama sandi "Operation Gideon’s Chariots (Operasi Kereta Perang Gideon)".
Netanyahu telah berulang kali menegaskan bahwa aksi militer Israel tidak akan berhenti sampai Hamas benar-benar dikalahkan.
Dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS, negosiasi antara kedua pihak yang bertikai telah berlangsung selama beberapa waktu di Doha, meskipun sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan.
Eskalasi saat ini dimulai pada Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 250 orang lainnya. Menurut otoritas Palestina, kampanye militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berikutnya telah merenggut nyawa lebih dari 50.000 penduduk Palestina di Gaza.
Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Israel telah menyetujui proposal gencatan senjata AS untuk Gaza sebelum dikirim ke kelompok Hamas.
Netanyahu telah berulang kali menegaskan bahwa aksi militer Israel tidak akan berhenti sampai Hamas benar-benar dikalahkan.
Dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS, negosiasi antara kedua pihak yang bertikai telah berlangsung selama beberapa waktu di Doha, meskipun sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan.
Eskalasi saat ini dimulai pada Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menculik 250 orang lainnya. Menurut otoritas Palestina, kampanye militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berikutnya telah merenggut nyawa lebih dari 50.000 penduduk Palestina di Gaza.
Sementara itu, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Israel telah menyetujui proposal gencatan senjata AS untuk Gaza sebelum dikirim ke kelompok Hamas.
Lihat Juga :