Israel Ancam Caplok Permukiman Tepi Barat Jika Inggris dan Prancis Akui Negara Palestina

Selasa, 27 Mei 2025 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Sa’ar memperingatkan bahwa negara-negara yang berencana untuk mengakui negara Palestina akan memicu langkah sepihak Israel untuk mencaplok permukiman Tepi Barat dan Lembah Yordan.

Ancaman itu muncul di tengah upaya yang dipimpin oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mengadakan konferensi internasional di New York pada pertengahan Juni. Tujuan dari konferensi tersebut, yang didukung oleh Arab Saudi, adalah untuk mengumpulkan dukungan internasional bagi pengakuan Negara Palestina.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan kepada Israel Hayom bahwa Macron berupaya menetapkan 18 Juni sebagai tanggal ketika beberapa negara akan mengeluarkan deklarasi resmi yang mengakui Negara Palestina.

Langkah tersebut dilaporkan telah membuat marah pemerintah Israel, yang menuduh Macron melakukan "penipuan", dengan mengeklaim bahwa dia sebelumnya telah meyakinkan Tel Aviv bahwa langkah tersebut tidak akan diambil

Sekadar diketahui, 149 dari 193 negara anggota PBB telah mengakui Negara Palestina.

Malta, salah satu negara Eropa, menjadi negara terbaru yang akan mengakui Negara Palestina pada bulan depan. Perdana Menteri Malta Robert Abela pada hari Minggu mengatakan langkah negaranya itu sebagai respons atas penderitaan warga Gaza akibat pengeboman brutal Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Trump: Serangan ke Iran...
Trump: Serangan ke Iran Akan Berakhir sampai Saya Bilang "Cukup"
Rekomendasi
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Review iCar V23: SUV Boxy...
Review iCar V23: SUV Boxy Rp500 Juta yang Bikin Semua Orang Menoleh, tapi Tak Semua Jatuh Cinta
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Berita Terkini
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Infografis
Inggris dan Prancis...
Inggris dan Prancis Diam-diam Bahas Pengerahan Tentara ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved