Sekutu Zionis Ini Akan Hentikan Ekspor Senjata ke Israel
Selasa, 27 Mei 2025 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
BacaJuga: Spanyol Ngotot Solusi 2 Negara Atasi Krisis Gaza
Total nilai ekspor yang diizinkan oleh pemerintah Jerman pada kuartal pertama tahun ini adalah €1,18 miliar (USD1,34 miliar). Israel saat ini berada di peringkat ke-10 dengan lisensi ekspor senilai €28 juta (USD31,9 juta).
Jerman telah lama menjadi sekutu utama Israel, dengan Kanselir Friedrich Merz sering menekankan tanggung jawab khusus Jerman atas keamanan Israel karena masa lalu Nazi negara itu.
Namun, para kritikus berpendapat bahwa dukungan Jerman yang tak tergoyahkan terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merusak kredibilitas internasionalnya dan semakin mengisolasi Berlin di panggung global.
Israel menghadapi kasus genosida di ICJ atas tindakannya di Gaza, tempat jutaan warga Palestina masih mengungsi dan menghadapi kekurangan makanan, pasokan medis, dan kebutuhan pokok lainnya yang parah.
Tentara Israel, yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melakukan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.900 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan pada hari Senin bahwa serangan Israel baru-baru ini di Gaza telah menimbulkan korban jiwa bagi warga sipil yang tidak dapat lagi dibenarkan sebagai perang melawan terorisme.
“Melukai penduduk sipil sedemikian rupa, seperti yang semakin sering terjadi dalam beberapa hari terakhir, tidak dapat lagi dibenarkan sebagai perang melawan terorisme Hamas,” katanya kepada penyiar WDR dalam sebuah wawancara yang disiarkan di televisi.
Total nilai ekspor yang diizinkan oleh pemerintah Jerman pada kuartal pertama tahun ini adalah €1,18 miliar (USD1,34 miliar). Israel saat ini berada di peringkat ke-10 dengan lisensi ekspor senilai €28 juta (USD31,9 juta).
Jerman telah lama menjadi sekutu utama Israel, dengan Kanselir Friedrich Merz sering menekankan tanggung jawab khusus Jerman atas keamanan Israel karena masa lalu Nazi negara itu.
Namun, para kritikus berpendapat bahwa dukungan Jerman yang tak tergoyahkan terhadap pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merusak kredibilitas internasionalnya dan semakin mengisolasi Berlin di panggung global.
Israel menghadapi kasus genosida di ICJ atas tindakannya di Gaza, tempat jutaan warga Palestina masih mengungsi dan menghadapi kekurangan makanan, pasokan medis, dan kebutuhan pokok lainnya yang parah.
Tentara Israel, yang menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, telah melakukan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.900 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan pada hari Senin bahwa serangan Israel baru-baru ini di Gaza telah menimbulkan korban jiwa bagi warga sipil yang tidak dapat lagi dibenarkan sebagai perang melawan terorisme.
“Melukai penduduk sipil sedemikian rupa, seperti yang semakin sering terjadi dalam beberapa hari terakhir, tidak dapat lagi dibenarkan sebagai perang melawan terorisme Hamas,” katanya kepada penyiar WDR dalam sebuah wawancara yang disiarkan di televisi.
Lihat Juga :