Ukraina Kesal AS Bungkam setelah Rusia Luncurkan Serangan Udara Terbesar

Senin, 26 Mei 2025 - 07:21 WIB
loading...
A A A
Odesa, Dnipro, Mykolaiv, Sumy, Konotop, Chernihiv, Ternopil, dan Kharkiv juga terkena serangan, menurut laporan media lokal.

Intensitas dan frekuensi serangan akhir pekan lalu sangat kontras dengan klaim Trump bahwa Vladimir Putin tertarik pada perdamaian.

Serangan tersebut berarti Kyiv Day—dirayakan pada hari Minggu terakhir bulan Mei—dimulai dengan orang-orang yang kelelahan berlindung di bunker, stasiun metro, dan ruang bawah tanah.

Dengan gelombang pesawat tanpa awak yang mulai sekitar tengah malam pada hari Sabtu, disertai dengan peringatan peluncuran rudal balistik saat malam semakin larut, seorang reporter The Guardian di Kyiv mendengar tiga pesawat nirawak mencapai pusat kota, meskipun ada tindakan dari pertahanan udara, dan suara ledakan keras.

Ada klaim bahwa Rusia telah meningkatkan rudalnya dengan umpan radar dan taktik mengelak untuk membuatnya lebih sulit dicegat oleh sistem pertahanan udara Ukraina.

Pihak berwenang Rusia melaporkan bahwa selusin pesawat nirawak yang terbang menuju Moskow telah ditembak jatuh.

Serangan terhadap Kyiv dimulai dengan Tymur Tkachenko, kepala administrasi militer kota, yang memperingatkan "malam ini tidak akan mudah" saat penduduk melacak gelombang peluncuran pada aplikasi peringatan serangan udara.

Pada satu titik, Tkachenko melaporkan lebih dari selusin pesawat nirawak Rusia terbang di sekitar ibu kota. "Beberapa pesawat nirawak di atas Kyiv dan daerah sekitarnya telah ditangani. Tetapi yang baru masih memasuki ibu kota," tulisnya.

Ukraina dan sekutu-sekutunya di Eropa telah berupaya mendesak Moskow untuk menandatangani gencatan senjata selama 30 hari sebagai langkah awal untuk menegosiasikan akhir perang. Sebagai pukulan bagi upaya mereka, Trump minggu ini menolak untuk memberikan sanksi lebih lanjut kepada Moskow karena tidak menyetujui penghentian pertempuran segera, seperti yang diinginkan Kyiv.

Kepala staf Zelensky, Andriy Yermak, menulis di Telegram: “Tanpa tekanan, tidak ada yang akan berubah dan Rusia beserta sekutunya hanya akan membangun kekuatan untuk melakukan pembunuhan semacam itu di negara-negara barat. Moskow akan berperang selama masih memiliki kemampuan untuk memproduksi senjata.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Berita Terkini
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved