Tersangka Penembak Mati 2 Staf Kedubes Israel di AS: Saya Melakukannya untuk Palestina

Jum'at, 23 Mei 2025 - 10:46 WIB
loading...
A A A
Pada saat penangkapannya, Rodriguez bekerja di lembaga nirlaba perawatan kesehatan American Osteopathic Information Association, organisasi tersebut mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan yang menyatakan simpati kepada para korban.

Dia juga bekerja sebagai peneliti sejarah lisan di The HistoryMakers, sebuah lembaga nirlaba yang didedikasikan untuk melestarikan cerita-cerita Afrika Amerika, menurut biografi yang sekarang telah dihapus di situs web kelompok tersebut, dan merupakan penulis konten untuk perusahaan teknologi.

Rodríguez lahir dan dibesarkan di Chicago dan lulus dari University of Illinois Chicago pada tahun 2018 dengan gelar sarjana dalam bahasa Inggris.

Menurut surat pernyataan FBI, tersangka terbang ke wilayah Washington dari Chicago pada hari Selasa. Pada Rabu malam, dia terlihat mondar-mandir di luar museum, sedikit lebih dari satu mil (2 km) dari Gedung Putih, sesaat sebelum penembakan, kata polisi.

Rekaman video pengawasan menunjukkan Rodriguez melepaskan tembakan beberapa kali ke arah Lischinsky dan Milgrim, kemudian mencondongkan tubuh ke arah mereka untuk melepaskan beberapa peluru lagi setelah mereka jatuh ke tanah dan setelah Milgrim mencoba merangkak pergi dan duduk, menurut surat pernyataan FBI dalam pengaduan pidana.

Pria bersenjata itu berhenti sejenak untuk mengisi ulang peluru, lalu melanjutkan tembakannya, imbuh FBI.

Dia kemudian membuang senjatanya, masuk ke dalam museum dan ditangkap di sana setelah menarik perhatian orang-orang sebagai tersangka, mengeluarkan syal keffiyeh merah bergaya Palestina dan menyatakan bahwa dia "melakukannya", lanjut surat pernyataan tersebut.

Penyidik menemukan pistol genggam 9mm yang dibelinya di Illinois lima tahun lalu, 21 selongsong peluru bekas, dan magasin senjata api di tempat kejadian.

Presiden Donald Trump mengutuk penembakan itu. "Pembunuhan mengerikan di [Washington] D.C. ini, yang jelas-jelas berdasarkan antisemitisme, harus diakhiri, SEKARANG!" katanya dalam sebuah pesan di Truth Social.

"Kebencian dan Radikalisme tidak punya tempat di AS."

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan hatinya sakit untuk keluarga korban. "Yang hidupnya terputus dalam sekejap oleh seorang pembunuh antisemit yang menjijikkan," katanya.

“Kami menyaksikan harga yang sangat mahal dari antisemitisme dan hasutan liar terhadap Negara Israel,” imbuh dia X, seraya menambahkan bahwa keduanya “harus diperangi dengan sekuat tenaga.”

Penembakan tersebut kemungkinan akan memicu polarisasi di Amerika Serikat atas perang di Gaza antara pendukung Israel dan demonstran pro-Palestina.

Pendukung konservatif Israel yang dipimpin oleh Trump telah mencap protes pro-Palestina sebagai antisemitisme. Pemerintahannya telah menahan para demonstran tanpa dakwaan dan menghentikan pendanaan untuk universitas-universitas elite AS yang telah mengizinkan demonstrasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Siapa Pengikut Dajjal?...
Siapa Pengikut Dajjal? Hadis Rasulullah Menyebut 70.000 Kaum Yahudi dan Perempuan
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Malam Ini, MNCTV Siap...
Malam Ini, MNCTV Siap Menggoyang Warga Klaten dan Sekitarnya di Road To Kilau Raya
Berita Terkini
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved