Iran Ancam Israel Jika Serang Situs Nuklir Teheran: 'Akan Ada Balasan Menghancurkan!'
Jum'at, 23 Mei 2025 - 06:07 WIB
loading...
A
A
A
“Jika rezim Zionis yang penuh ilusi itu melakukan tindakan bodoh dan melancarkan serangan, maka mereka akan menerima balasan yang menghancurkan dan menentukan di wilayah mereka yang kecil dan rentan,” tegas Naini, yang dikutip ISNA.
Sebagai sinyal kesiapan militer, Iran juga memamerkan tiga drone terbaru yang terdiri dari dua drone pengintai dan satu drone kamikaze, sebagaimana dilaporkan oleh IRNA.
Di tengah tensi yang meningkat, ratusan warga Iran berkumpul di dekat fasilitas pengayaan uranium Fordow, selatan Teheran, dalam sebuah aksi unjuk rasa. Mereka membawa bendera nasional dan meneriakkan slogan nasionalis seperti “Energi nuklir adalah hak kami yang tak bisa ditawar” dan “Tidak ada kompromi, tidak ada penyerahan—hanya perlawanan terhadap Amerika.”
Iran dan Israel telah lama terlibat dalam “perang bayangan” yang melibatkan sabotase, serangan siber, dan operasi rahasia di berbagai titik kawasan.
Tahun lalu, untuk pertama kalinya kedua negara terlibat dalam serangan langsung—sebuah eskalasi berbahaya yang terjadi di tengah memuncaknya konflik Gaza.
Iran tidak mengakui keberadaan negara Israel dan menyebutnya sebagai “rezim Zionis”, sementara Israel menyatakan bahwa program nuklir Iran merupakan ancaman eksistensial yang harus dicegah dengan segala cara —termasuk tindakan militer.
Dengan ketegangan yang semakin panas, dan diplomasi yang rapuh, dunia kini menanti apakah perundingan di Roma akan mampu menahan laju konflik yang kian mendekati titik didih.
Sebagai sinyal kesiapan militer, Iran juga memamerkan tiga drone terbaru yang terdiri dari dua drone pengintai dan satu drone kamikaze, sebagaimana dilaporkan oleh IRNA.
Di tengah tensi yang meningkat, ratusan warga Iran berkumpul di dekat fasilitas pengayaan uranium Fordow, selatan Teheran, dalam sebuah aksi unjuk rasa. Mereka membawa bendera nasional dan meneriakkan slogan nasionalis seperti “Energi nuklir adalah hak kami yang tak bisa ditawar” dan “Tidak ada kompromi, tidak ada penyerahan—hanya perlawanan terhadap Amerika.”
Iran dan Israel telah lama terlibat dalam “perang bayangan” yang melibatkan sabotase, serangan siber, dan operasi rahasia di berbagai titik kawasan.
Tahun lalu, untuk pertama kalinya kedua negara terlibat dalam serangan langsung—sebuah eskalasi berbahaya yang terjadi di tengah memuncaknya konflik Gaza.
Iran tidak mengakui keberadaan negara Israel dan menyebutnya sebagai “rezim Zionis”, sementara Israel menyatakan bahwa program nuklir Iran merupakan ancaman eksistensial yang harus dicegah dengan segala cara —termasuk tindakan militer.
Dengan ketegangan yang semakin panas, dan diplomasi yang rapuh, dunia kini menanti apakah perundingan di Roma akan mampu menahan laju konflik yang kian mendekati titik didih.
(mas)
Lihat Juga :