Suku-suku di Gaza Peringatkan Rencana Israel Curi Bantuan Kemanusiaan Lewat Geng Kriminal

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:34 WIB
loading...
Suku-suku di Gaza Peringatkan...
Truk pengangkut bantuan memasuki Gaza melalui perbatasan Kerem Shalom dengan izin Israel pada 20 Mei 2025. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Komite Tinggi Urusan Suku di Gaza memperingatkan rencana Israel menggunakan geng-geng lokal guna mencuri bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke daerah kantong itu untuk pertama kalinya dalam 11 pekan.

Dalam pernyataan resmi, komite tersebut mengatakan, “Pendudukan Israel mencegah segala upaya untuk melindungi bantuan yang seharusnya masuk ke Gaza, untuk melaksanakan rencana jahat yang ditujukan untuk mendorong kekacauan dan pencurian melalui kelompok-kelompok kriminal yang bekerja langsung di bawah kendalinya.”

Komite tersebut menambahkan, “Strategi ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk menyita bantuan kemanusiaan dengan tujuan membuat penduduk kelaparan dan mendorong mereka ke pengungsian paksa.”

Komite tersebut mengecam keras penolakan Israel untuk memastikan perlindungan bantuan yang datang melalui penyeberangan Karm Abu Salem (Kerem Shalom), menjadikannya sasaran empuk bagi geng-geng dan pencuri yang katanya didukung pendudukan.

Ditekankan, “Tentara pendudukan Israel memainkan peran nyata dalam mengelola dan memicu kekacauan di Gaza, dengan menggunakan jaringan kolaborator dan pencuri kotor yang telah menjual kesetiaan mereka dan mengabaikan patriotisme dan nilai-nilai kesukuan mereka."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved