Protes Serangan Israel, Pemerintah Kota di Spanyol Ini Berani Tutup Kantor Perdagangan di Tel Aviv

Kamis, 22 Mei 2025 - 00:55 WIB
loading...
Protes Serangan Israel,...
Pemerintah kota di Spanyol berani tutup kantor perdagangan di Tel Aviv sebagai bentuk protes. Foto/X/QudsNen
A A A
MADRID - Pemerintah Kota Catalonia di Spanyol mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka akan menutup kantor perdagangan dan investasinya di Tel Aviv sebagai tanggapan atas serangan Israel yang kembali di Jalur Gaza.

Kantor tersebut, yang dibuka 10 tahun lalu, akan segera menghentikan operasinya dan diperkirakan tidak akan beroperasi lagi pada akhir hari, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Melansir Anadolu, langkah tersebut sebagian besar bersifat simbolis karena kantor tersebut menangguhkan semua misi promosi dan bisnis di wilayah tersebut setelah serangan terhadap Gaza dimulai. Kantor tersebut terus berfungsi dalam kapasitas terbatas tanpa perwakilan politik apa pun.

Keputusan yang dibuat oleh pemerintah Katalan yang dipimpin Sosialis dengan persetujuan kelompok sayap kiri Comuns itu menuai kritik dari Carles Puigdemont, pemimpin partai oposisi utama di kawasan itu.

"Kesalahan serius... Perumahan, perpajakan, pariwisata, industri, hubungan luar negeri... semua dikorbankan atas nama mempertahankan kekuasaan dan menyelesaikan strategi pembubaran Katalonia, menjadikannya kecil, biasa-biasa saja, tidak relevan, sunyi, dan sunyi," katanya di X, dilansir Anadolu.

Penutupan itu terjadi saat negara-negara Barat semakin menggunakan tekanan perdagangan sebagai respons atas kampanye militer dan blokade Israel yang semakin intensif di Gaza.

Inggris pada hari Selasa menghentikan sementara pembicaraan perdagangan dengan Israel, sementara UE mengumumkan akan meninjau Perjanjian Asosiasi dengan negara itu.

Sebelumnya, Inggris, Prancis, dan Kanada telah mengancam akan melakukan "tindakan konkret" terhadap Israel jika Israel terus melakukan perluasan operasi militer yang "mengerikan" di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Messi Menyala! Argentina...
Messi Menyala! Argentina Tundukkan Austria 2-0
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Berita Terkini
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved